Anggota DPR Indah Kurnia Minta Warga Hindari Investasi Bodong

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Maraknya investasi bodong yang merugikan masyarakat membuat anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia bersama salah satu pimpinan Perwakilan Jawa Timur Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Jatim Mulyanto hadir dalam acara penyuluhan jasa keuangan dengan tema Waspadai Investasi Bodong di Desa Sukodono Kec Sukodono Sidoarjo, Minggu (1/3/2020).
Indah Kurnia selaku anggota Komisi XI DPR menyampaikan, bahwa masyarakat harus cerdas mengenai keuangan, jangan mau dibohongi dengan imvestasi – investasi bodong dan Jangan mudah menerima tawaran-tawaran yang menggiurkan tapi membohongi. "Ibu-ibu harus cerdas dalam pengelolaan uang, Sebab Salah satu pemicu pertengkaran rumah tangga adalah masalah keuangan. Oleh karena itu rumah tangga harus cerdas mengelola uang dan hati-hati dengan pinjaman online yang sangat mudah didapat. sebab pinjamnya mudah, tapi biasanya “mencekik”. Bunganya besar bahkan bila terlambat melunasi, bisa-bisa harus membayar bunga yang lebih besar daripada yang dihutang," ujar Indah Kurnia dihadapan ratusan warga Sukodono.
Ini adalah upaya kita bersama OJK untuk mensosialisasikan pencegahan maraknya praktek investasi bodong yang terjadi di beberapa daerah, tambah Indah Kurnia SE.
Menurut anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi Keuangan Dan Perbankan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan mitra kerja yang ikut membawahi dan mengelola serta mengatur perbankan nasional dengan membuat peraturan-peraturan agar masyarakat lebih cerdas memilih investasi yang benar.
“Jangan sampai masyarakat tergiur dengan investasi bodong yang memberikan keuntungan yang tidak wajar,” Katanya.
Menurut politisi PDI-Perjuangan ini, Investasi bodong yang tidak memberikan keuntungan pada masyarakat, tetapi malah bisa mengancam uang pokok masyarakat hilang, dengan adanya sosialisasi seperti ini agar masyarakat tidak bosan mendengarkan, bisa mengerti dan paham tentang hal tersebut.
Jika ada temuan kasus investasi bodong, Indah menambahkan, Anggota Komisi XI DPR RI memanggil semua otoritas bank terkait tersebut, agar mereka juga bisa memberikan pengamanan dana masyarakat, namun jangan hanya regulator atau bank saja, masyarakat juga harus ikut mengamankan keuangannya sendiri.
“Saya mengimbau pada masyarakat agar bisa mencermati betul-betul, jika ada penawaran bentuk investasi apapun, jika tidak masuk akal jangan sampai percaya,” imbaunya, dengan gaya bicara suroboyoan. sg