•   Minggu, 5 April 2020
Otonomi Daerah

Anggota DPR Rahmat Muhajirin Minta Napi Narkoba Dipindah Ke Lapas Militer

( words)
Anggota DPR RI Rahmat Muhajirin


SURABAYAPAGI.com, SIDOARJO- Anggota DPR RI Rahmat Muhajirin menindaklanjuti hasil kunjungan kerjanya ke sejumlah lapas di Sidoarjo dalam rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Anggota Komisi III tersebut mengusulkan ada perpindahan narapidana (napi) dan tahanan khusus narkoba di lapas.
Jumlah napi dan tahanan lapas di Sidoarjo sudah overload. Selain itu banyak didominasi oleh napi dan tahanan narkoba. Misalnya, jumlah napi dan tahanan di Lapas kelas 1 Surabaya di Porong, Lapas kelas IIA Sidoarjo dan Rutan kelas 1 Surabaya di Medaeng.
Rahmat mengusulkan jika napi dan tahanan narkoba tersebut bisa dipindahkan ke Lapas Militer di Wonoayu. “Napi dan tahanan narkoba bisa dialihbinakan ke Lapas Militer. Terobosan tersebut diharapkan bisa mengurangi beban overload di lapas yang lain,” katanya, Rabu (26/2).
Menurut anggota Fraksi Gerindra itu, dengan pemindahan tersebut napi dan tahanan narkoba bisa semakin disiplin. Pengawasan akan bertambah lebih ketat. Hal tersebut juga akan berpengaruh kepada pembinaan napi dan tahanan narkoba. “Usulan ini bisa dikoordinasikan dulu dengan jajaran KemenkumHam dan TNI,” jelasnya.
Menanggapi usulan Rahmat Muhajirin, Yasonna Laoly mengaku akan menampungnya. Dia menganggap usulan tersebut sangat menarik. Yasonna akan menganalisis terkait terobosan itu. “Lapas Militer daya tampungnya lebih sedikit. Namun akan kita bahas usulan itu,” ucap Yasonna.
Rahmat mengungkapkan, upaya perpindahan napi dan lapas narkoba tersebut juga sebagai bentuk antisipasi. Salah satunya mencegah lapas untuk jadi sarang perputaran uang hasil narkoba. Selain itu juga untuk meminimalisir adanya kegaduhan karena kapasitas lapas yang sudah overload. “Kita ingin kondisi lapas di Sidoarjo kondusif,” ucap politisi asal Candi, Sidoarjo ini. Sg

Berita Populer