•   Selasa, 31 Maret 2020
SGML

Angin Kencang Sapu Lamongan Selatan, Pohon dan Warung Ambruk

( words)
Warung semi peramen ini terlihat atapnya berantakan setelah disapu angin dan hujan lebat Kamis sore.


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Lamongan bagian selatan, kali ini di Dusun Balong, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, Kamis (17/1/2019) sore. Akibat angin kencang tersebut sejumlah pohon dipinggir jalan tumbang, dan 6 warung semi permanen ambruk.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah angin kencang ini, namun demikian atas kejadian ini jalan di lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan, karena adanya pohon yang tumbang menutup sebagian jalan raya.

Kapolsek Ngimbang M Fadelan membenarkan adanya peristiwa hujan lebat yang disertai dengan angin kencang landa Ngimbang.

Hujan lebat tersebut kata mantan Kasat Polairut terjadi sekitar 30 menit, dan mengakibatkan pohon tumbang dan warung-warung semi permanen di pinggir di jalan raya Babat-Jombang tepatnya di Dusun Balong Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang banyak yang rusak.

"Ada enam warung semi permanen rata-rata ambruk terkena sapuan angin kencang ini, dan sementara pemiliknya masih belum bisa mengevakuasi reruntuhan atap secara maksimal, karena hujan dan kondisi tidak memungkinkan apalagi listrik juga padam," terangnya.

Pihaknya bersama dengan warga setempat berusaha mengevakuasi pohon yang tumbang, dan melakukan pendataan terhadap kerusakan yang ditumbulkan akibat hujan lebat yang disertai angin ini. "Jajaran Polsek Ngimbang langsung turun ke lokasi kejadian, setelah adanya laporan dari masyarakat," terangnya.

Akibat peristiwa ini kerugian lanjut Kapolsek ditaksir mencapai belasan juta, dan pemilik warung sementara berhenti beraktifitas. "Untuk kerugian materialnya mencapai Rp 17,8 juta, dan tidak ada korban jiwa," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lamongan Suprapto saat dikonfirmasi mengaku hanya hujan dan angin biasa dan hanya menumbangkan dua pohon saja. "Iya angin biasa dan hanya dua pohon yang tumbang, tadi pak Camat juga saya konfirmasi bilangnya seperti itu," katanya.

Padahal fakta di lapangan hujan yang disertai angin di Ngimbang ini sampai merobohkan beberapa pohon, bahkan enam warung semi permanen yang berdiri di atas tanah PJKA tersebut ambruk dan kerugian mencapai belasan juta. jir

Berita Populer