Asah Komunikasi, Pramuka Kota Mojokerto Gelar Jambore JOTA dan JOTI

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Mojokerto menggelar kegiatan Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore In The Internet (JOTI) di Sanggar Pramuka, Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto, Jumat (16/10) siang. SP/ Dwy Agus S

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Mojokerto menggelar kegiatan Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore In The Internet (JOTI) di Sanggar Pramuka, Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto, Jumat (16/10/2020) siang. 

Kegiatan JOTA dan JOTI dilaksanakan pada tanggal 16 hingga 18 Oktober 2020, dimulai pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore. Dan di ikuti 40 orang peserta pramuka penegak SMA/SMK se Kota Mojokerto. Shift kedua di ikuti Dewan Kerja Cabang (DKC) dan Brigade Penolong (BP) 13.35 sejumlah 20 orang.

Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Mojokerto, Supriyadi Saiful Karimah mengatakan, Jambore JOTA dan JOTI ke-83 ini merupakan salah satu wadah yang tepat dalam rangka membekali anggota Gerakan Pramuka siap menghadapi perkembangan abad 21 dalam era industri 4.0.

"Kita berharap ini tidak hanya dijadikan rutinitas belaka, namun juga dapat memberikan kesempatan kepada anggota pramuka untuk mempererat hubungan keluarga dan melangkahkan kaki bersama-sama menuju perubahan lebih baik," ujarnya.

Suami Wali Kota Mojokerto ini menyebut, ada beberapa inovasi yang dapat dimasukkan dalam giat untuk menyukseskan kegiatan JOTA JOTI ini. Diantaranya, pelatihan, workshop, diskusi, lomba design, jumpa tokoh seperti Milenial Influencer serta giat Radio Amatir dan Teknologi lainnya.

"Rangkaian kegiatan ini sengaja kita rencanakan untuk menerima peserta non anggota pramuka. Ini untuk membuka kesempatan bagi masyarakat luas agar mengenal pramuka secara langsung demi mengembangkan citra positif gerakan pramuka di mata masyarakat," ungkapnya. 

Wakil Ketua Bina Muda Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan kegiatan jambore ini diharapkan dapat mengasah kemampuan berkomunikasi secara global bagi seluruh anggota pramuka Kota Mojokerto

"Ini dapat menghubungkan anggota pramuka yang ada di seluruh dunia melalui media sosial. Dimana Jota merupakan perangkat radio amatir, sedangkan Joti merupakan kegiatan chat yang dilakukan oleh anggota pramuka di seluruh dunia," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto ini juga mengungkapkan sesuai pesan Wali Kota Mojokerto, pihaknya ingin menghidupkan kegiatan pramuka di Kota Mojokerto dengan kegiatan yang lebih bervariatif sehingga mampu meraih prestasi di tingkat lokal maupun nasional. 

"Bu Wali sangat menghargai semangat adik-adik pramuka, makanya beliau berpesan untuk menjadikan sanggar pramuka ini lebih nyaman dan layak huni," tegasnya.

Ia juga mengaku sudah berupapa menciptakan atmosfer sanggar pramuka yang tidak sangar lagi. "Dulunya kan sangar, rungsep, kumuh dan gelap karena jarang dimanfaatkan, kini kita rubah menjadi lebih menarik sehingga pantas dan layak disebut sanggar," jelasnya. dwy