•   Selasa, 22 Oktober 2019
Kriminal

Awas, Penculik Anak di Surabaya Barat

( words)
Polisi melakukan kroscek ke sekolah korban percobaan penculikan di SDN Manukan Kulon, kemarin. FOTO SP/IST


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku penculikan Vanessa, bocah kelas 3 SD asal Rungkut belum berhasil ditangkap. Namun kabar percobaan penculikan kembali muncul di Surabaya. Jika Vanessa diculik pelaku di Nginden Intan (Surabaya Timur) saat kecelakaan tunggal bersama ibu dan adiknya. Saat ini, percobaan penculikan terjadi di Surabaya Barat. Tepatnya di daerah Manukan Kulon, Kecamatan Tandes.
Korban percobaan penculikan itu diketahui berinisial PND. Dia adalah bocah berumur 9 tahun yang sekolah di SDN Manukan Kulon II, kelas 3. Keberanian PND melawan penculik, membuatnya lolos dari tangan jahat penculik. Sebab saat dibekap pelaku, PND langsung menggigit dan memukul pelaku dengan batu paving.
"Benar, kami juga mendapat kabar tentang peristiwa itu. Tadi kami turun ke TKP. Tapi keluarga korban kami minta laporan, tidak bersedia," sebut Kapolsek Tandes, Kompol Sofwan saat dikonfirmasi, Senin (29/1/2018) malam.
Kendati begitu, lanjut Kompol Sofwan, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan. Hal itu untuk mengetahui apakah percobaan penculikan itu benar atau tidak. Penyelidikan itu dimulainya dengan meminta keterangan sejumlah saksi. "Dan saat ini kami tengah meminta keterangan para saksi itu. Akan kami beberkan besok hasil penelusuran kami," imbuhnya.
Dari penelusuran di lapangan, Kompol Sofwan mengatakan, jika warga sekitar mendengar, bahwa peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (27/1/2018) lalu. Saat itu, korban yang pulang dari sekolah, mengaku dibekap satu dari dua orang pria bertato. Saat satu pria membekap korban, satu pria lainnya berada di atas motor. Namun, korban melawan dengan cara menggigit tangan pelaku lalu mengambil batu paving untuk dipukulkan ke kepala pelaku.

Berita Populer