Bacabup Tuban Adi Widodo Ajak Warga Peduli Bantu Pesantren

Penyerahan bantuan Logistik dari Bacabup Tuban, Adi Widodo ke pondok pesantren Langitan, Widang, Tuban.

SURABAYAPAGI.COM. Tuban- Wabah Covid-19 membawa dampak yang signifikan terhadap tatanan kehidupan pada semua wilayah di Indonesia. Segala sektor merasakan dampaknya.

Salah satunya dunia pendidikan. Sejak Maret 2020 lalu, aktivitas belajar mengajar disekolah dihentikan dan dialihkan ke rumah lewat metode pembelajaran daring. Tidak hanya pendidikan formal, Pondok pesantren yang juga memiliki sistem pendidikan informal-pun turut merasakan dampak serupa dari wabah pandemi ini.

Menanggapi kondisi demikian, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Tuban, Adi Widodo, mengungkapkan pondok pesantren harus diperhatikan dan didukung dalam menghadapi pandemi seperti saat ini.

Mengingat kehidupan di pondok pesantren dengan besarnya jumlah santri, termasuk menjadi kelompok yang berpotensi terpapar jika tidak memperoleh edukasi pencegahan Covid-19.

“Pesantren harus pula diperhatikan dalam sosialisasi Covid-19, utamanya soal Social Distancing ataupun Phsycal Distancing. Nah, mayarakat di sekitar pondok-pun harus pula punya rasa Guyub, saling bantu mengingatkan untuk bersama-sama melewati masa pandemi Covid-19,” terang Pria asal Bangilan tersebut. Jum'at, (22/5/2020).

Selain edukasi soal pandemi Covid-19, nenurut Adi Widodo yang juga pernah nyantri di Pondok Pesantren Al-Balagh Bangilan Tuban, Jawa Timur itu, lingkungan Pondok Pesantren juga perlu mendapat dukungan suplai kebutuhan pangan hingga pendukung protokol kesehatan menghadapi wabah Covid-19, seperti masker maupun sabun pencuci tangan.

Adi Widodo pun meyakini, di momentum seperti ini saatnya getol mempraktikan sikap kedisiplinan, terutama peduli terhadap kesehatan diri dan sekitar. Sebab, jika “Semakin disipilin masyarakatnya dalam menyikapi protokol kesehatan pencegahan COVID, saya optimis, masyarakat akan semakin cepat beradaptasi dengan kehidupan normal yang baru yang pasti juga akan menggerakkan perekonomian kembali,” jelas Adi Widodo.

Lebih lanjut, Koordinator relawan KAWAN Adi Widodo, Chandra Bosowo mengungkapkan, sejak awal pandemi hingga menjelang akhir Ramadan ini, memang Adi Widodo bersama tim relawan KAWAN (Koncone Adi Widodo Tuban) sudah mendistribusikan bantuan logistik serta masker ke sejumlah pondok pesantren.

Sekian pesantren tersebut di antaranya Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Pondok Pesantren Langitan dan Pondok Pesantren Mansyaul Huda, Senori, Tuban, Jawa Timur. “Alhamdulillah niat kami untuk memberikan rasa kepedulian kami terhadap masyarakat pondok disambut hangat para Kyai pengasuh pondok pesantren yang kami sambangi,” tambahnya.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, KH Majid Kamil bserta KH Muhammad Idror Maimoen, menilai rasa kebersamaan masyarakat dalam masa-masa menghadapi wabah Covid-19 ini menjadi kunci keberhasilan untuk menekan laju pertumbuhan angka penularan virus corona.

KH Majid Kamil atau yang lebih familiar disapa Gus Kamil Maimoen, juga mengapresiasi aksi yang dilakukan Adi Widodo beserta tim relawannya yang mengingat dan peduli terhadap masyarakat pesantren. Ditangan Adi Widodo, "Semoga apa yang dicita-citakan Mas Adi Widodo untuk memimpin Tuban terwujud,"

Untuk diketahui, edukasi dan pendistribusian bantuan logistik serta masker di sejumlah pondok pesantren itu, merupakan rangkaian dari gerakan Aksi Peduli Tiada Henti yang digagas oleh Adi Widodo. Putra asli Kecamatan Bangilan Tuban itu juga yakin, jika realisasi Tuban mendatang lebih baik salah satunya ditentukan oleh faktor kepedulian antar warga yang tiada henti. Her