•   Rabu, 18 September 2019
UKM & UMKM

Baik Hati! Jepang Mau Bantu UMKM Indonesia

( words)
Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita SP/Okzn


SURABAYAPAGI.com - Ekonomi digital semakin ramai, Jepang berbaik hati berikan bantuannya kepada Negara-Negara ASEAN salah satunya Indonesia. Bantuan ini untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar UMKM dapat memanfaatkan peluang di era ekonomi digital.

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dalam Pertemuan Menteri Ekonomi Asean (Asean Economic Ministers’ Meeting/AEM) ke-51 di Bangkok, Thailand, Sabtu (7/9) malam, mengatakan pemerintah Jepang menawarkan kerja sama bagi UMKM di ASEAN untuk bisa merambah industri 4.0.

Dua hal yang ditekankan dalam kerja sama itu, kata Enggar, adalah transfer teknologi dari Jepang dan juga pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

“Salah satu konkretnya mereka menawarkan bea siswa untuk SDM agar bisa merambah industri 4.0,” kata Enggar usai pertemuan dengan Kementerian Perdagangan, Ekonomi dan Industri Jepang atau Minister of Economy, Trade and Industry (METI).

Tawaran tersebut disampaikan menteri perdagangan, ekonomi, dan industri Jepang saat bertemu menteri-menteri ekonomi ASEAN. Dalam pertemuan itu, juga hadir asosiasi pengusaha dari negara-negara ASEAN dan Jepang.

"Jepang kuat dari sektor UMKM-nya. Mereka bisa masuk untuk kerja sama agar tidak tertinggal dengan digitalisasi yang ada," ujarnya.

Jepang merupakan salah satu mitra penting bagi ASEAN. Pada tahun lalu, nilai perdagangan antara ASEAN dan Jepang mencapai 225,3 miliar dolar AS atau 8,1 persen dari total perdagangan ASEAN dengan negara-negara lain.

Selain perdagangan, Jepang berinvestasi sangat besar di ASEAN. Aliran modal (foreign direct investment/FDI) dari Jepang ke negara-negara Asia Tenggara pada tahun lalu mencapai 21,2 miliar dolar AS atau 13,7 persen dari total FDI ke ASEAN.

Berita Populer