Bantuan Mulai Berdatangan Untuk Korban Puting Beliung di Lamongan

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Rasa ibah terus berdatangan untuk korban angin puting beliung di dua Kecamatan di Lamongan yang menyapu pada Sabtu sore (12/1/2019). Bantuanpun terus berdatangan baik dari instansi, aparat TNI/Polisi maupun dari kelompok organisasi kemasyarakatan dan perorangan.

Seperti bantuan yang diberikan oleh Polres Lamongan. Polres dan jajaranya yang langsung dipimpin Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung menginisiasi meninjau korban puting beliung dan memberikan bantuan beras, air mineral dan mie instan. Selain itu juga memberikan bantuan meterial bahan bangunan.

"Ada keterpanggilan dan turun bersama untuk membantu mereka yang terkena musibah," ungkap Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung saat meninjau korban angin puting beliung di Glagah dan Margoanyar.

Kapolres yang datang ke lokasi dengan didampingi istrinya, beserta bhayangkari lainnya tak hanya menyerahkan bantuan kepada 23 masyarakat korban angin puting beliung. Polisi juga turun tangan membantu Markas Koramil 0812/22 Glagah yang juga diterjang angin puting beliung.

"Kantor Koramil Glagah juga terkena musibah sehingga kita juga wajib membantu," katanya.

Pihaknya juga menjenguk dua korban puting beliung di Desa/Kecamatan Glagah. Mereka yakni, Ny Juwariyah yang mengalami luka karena tertimpa warung dan Mbah Tami (78), salah satu korban yang rumahnya ambruk rata dengan tanah di selatan gudang KUD Mina Lestari. "Apa yang kami lakukan ini agar bisa meringankan para korban," harapnya.
**foto**

Selain bantuan dari Polres, korban juga dapat bantuan dari Pemkab Lamongan melalui BPBD. Disebutkan oleh Kepala pelaksana BPBD Suprapto melalui Jannata SMP Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan menyebutkan, kalau pihaknya sudah mendistribusikan bantuan ke titik lokasi terjadinya puting beliung.

Berbagai bantuan tersebut lanjut Jannata, diantaranya di distribusikan ke Deaa Priyoso Kecamatan Karangbinangun diantaranya sembako 24 paket, tikar plastik 24 biji, selimut 48 biji, untuk Desa Kuro Karangbinangun sembako 2 paket, tikar plastik 2 dan biji selimut 4 biji.

Camat Glagah, Suwignyo mengatakan total jumlah kerusakan ada di 23 rumah. Selain itu puskesmas dan sekolah juga rusak karena atapnya jebol diterjang angin.

"Total ada 23 rumah warga rusak. Kita sudah membersihkan sisa puting beliung. Terutama di puskesmas dan sekolah. Sehingga bisa digunakan lagi," kata Suwignyo kepada wartawan di lokasi, Senin (14/1/2019).

Hingga kini, kata dia, pihaknya masih menghitung kerugian akibat bencana puting beliung untuk dilaporkan ke Dinas Sosial. "Masih kita kalkulasi bersama OPD terkait lainnya," tambahnya.

Sekedar diketahui, musibah puting beliung ini terjadi pada Sabtu siang (12/1/2019), dua desa di Kecamatan Glagah, yakni Desa Margoanyar dan Desa Glagah, diterjang puting beliung. Akibatnya, 23 rumah, fasilitas umum mengalami kerusakan. Koramil, puskesmas dan sekolah tak luput dari kerusakan. Bahkan gedung KUD Mina Lestari rata dengan tanah akibat terjangan angin puting beliung.

Selain menerjang wilayah Glagah juga menerjang di dua desa Priyoso dan Kuro di Kecamatan Karangbinangun. Saat ini masyarakat, korban dibantu TNI/Polri terus berupaya ikut membantu membersihkan puing-puing reruntuhan pasca adanya puting beliung yang oleh BPBD masih dianggap belum masuk kategori bencana melainkan hanya musibah. jir