•   Kamis, 2 April 2020
Ekonomi NKRI

Bappenas RI: Teknologi Blockchain Bisa Melacak Distribusi Dana Desa

( words)
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro. | Setkab.go.id


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengklaim teknologi blockchain dapat memaksimalkan penyebaran dana desa.

Pasalnya, teknologi blockchain dapat mengusut, menata serta menyebarkan informasi, sehingga proses marketing dan rantai disitribusi menjadi semakin maksimal.

"Solusi ini bakal mendongkrak efisiensi rantai pasokan dalam industri agrikultur serta perikanan, pun dengan pengelolaan e-commerce dan hak kekayaan intelektual," cetus Bambang dalam agenda Global Investment Blockchain Summit, Senin (29/7/2019).

Pemerintah, sambung Bambang, sudah merancang beberapa kebijakan yang bisa memaksimalkan efek dan hasil penerapan kemajuan teknologi nasional. Misalnya, meningkatkan kualitas pelayanan secara digital demi peningkatan efisiensi dan daya saing sektor-sektor usaha yang menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, teknologi blockchain juga disebut dapat mengerek kualitas sumber daya manusia supaya bisa bersaing dalam perlombaan lapangan pekerjaan pada masa mendatang. Tak hanya itu, teknologi blockchain juga dapat menyatukan riset, desain serta pengembangan dengan mutakhirnya industri dan sektor produktif. Ekosistem inovasi sendiri bakal semakin kuat jika bekerjasama dengan pemerintah, pengusaha, pelaku pendidikan serta kelompok masyarakat.

Pemerintah juga merangsang kerjasama antara perusahaan startup dengan cakupan pengembangan ekosistem, percepatan, sampai contoh usaha dan sustainability dari perusahaan rintisan.

Berita Populer