•   Sabtu, 23 November 2019
BisnisUkm

Batik Bordir, Tulang Punggung Industri Kreatif

( words)
Ketua Dekranasda Jawa Timur tinjau stand pameran batik bordir dan aksesoris di Grand City (Foto: SP/ARIF/ARLANA)


SURABAYAPAGI.com - Batik sogan merupakan jenis batik bernuansa klasik dengan warna dominan variasi warna coklat. Jenis ini dinilai sangat eksotis dan diangkat menjadi tema dalam Pameran Batik, Bordir dan Aksesoris Fair Tahun 2019 "Batik Sogan Terakota Jawa Timur".
Pameran yang digelar di Grand City Surabaya, sejak Rabu 10 - 14 Minggu April dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, juga dihadiri Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin.
"Tema "Batik Sogan Terakota Jawa Timur" tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan warna indah Batik Sogan Jatim yang terinspirasi dari warna bata Kerajaan Majapahit," ujar Arumi Bachsin, kemarin.
Kata dia, Jatim sendiri memiliki motif batik yang sangat mandiri dengan beragam motif di 38 kabupaten/kota dengan memiliki nilai filosofi tinggi dan mencerminkan karakteristik budaya masyarakat serta kondisi lingkungan (geografis) daerahnya masing-masing.
Dari data 2018 menyebutkan, jumlah industri batik di Jatim mencapai 9.824 industri kecil dan menengah (IKM) dan mampu menyerap 29.571 tenaga kerja."Kita patut berbangga bahwa Jatim kaya akan motif, warna tanpa terikat oleh pakem-pakem motif yang ada," ujarnya.
Sebagai upaya mengangkat kekayaan desain dan motif produk kerajinan Jatim, Dekranasda Jatim bertekad untuk menjadikan produk batik, bordir, tenun dan aksesoris semakin mendunia
Bahkan Dekranasda bersama Pemprov Jatim akan memberikan fasilitas bagi para perajin, di antaranya melalui fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). "Fasilitas itu berupa barcode, desain kemasan, fasilitasi batik mark serta fasilitasi pameran dalam dan luar negeri," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menambahkan, industri kreatif lewat batik bordir dan aksesoris yang di dominasi oleh sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Jatim terbukti mampu bertahan dari terjangan krisis ekonomi. Industri kreatif di Jatim tersebut sebagian besar di dominasi oleh kaum ibu-ibu rumah tangga yang sangat produktif dan kreatif.
"Peran, ibu-ibu sebagai pilar keluarga dalam kegiatan industri kreatif seperti ini bisa turut berkontribusi bagi terciptanya ekonomi keluarga. Ibu-ibu menjadi salah satu tumpuan ekonomi keluarga. Maka, Pemprov Jatim akan terus mendorong dan bermitra dengan Dekranasda Provinsi Jatim agar lebih produktif," tegasnya.

Berita Populer