•   Sabtu, 18 Januari 2020
Surabaya

BBKP Musnahkan Tanaman Impor Terinfeksi Bakteri

( words)
Petugas BBKP Surabaya menunjukkan sejumlah jenis komoditas pertanian yang terinfeksi bakteri sebelum kemudian memusnahkannya di Surabaya, Senin (4/3).


SURABAYAPAGI.com - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memusnahkan tanaman impor dari berbagai jenis komoditas pertanian karena diketahui terinfeksi bakteri organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) A-1 Golongan I.
Kepala Bidang Karantina Tumbuhan BBKP Surabaya Yusup Patiroy dalam jumpa pers di Surabaya, Senin, mengungkap terdapat 83 jenis komoditas pertanian berbakteri senilai Rp2 miliar yang berasal dari berbagai negara yang harus dimusnahkan.
"Puluhan komoditas pertanian impor ini terinfeksi dua bakteri yang belum terdapat di Indonesia dan tidak dapat dihilangkan dengan perlakuan, yaitu bakteri `Pseudomonas syringae` dan `Viridi flava`", katanya.
Yusup memaparkan puluhan jenis komoditas pertanian tersebut diimpor melalui transportasi angkutan udara dari 19 negara, di antaranya berasal dari Belanda, Jepang, Kanada, Thailand, Kroasia, Polandia, China dan Amerika Serikat.
"Terpaksa kami musnahkan dengan cara dibakar walaupun dilengkapi dengan dokumen. Termasuk kayu palet yang jadi pembungkusnya juga kami musnahkan," ujarnya.
Menurut dia, kalau dibiarkan akan membuat tanaman di Indonesia tidak bisa tumbuh dengan baik. Bahkan berpotensi merugikan petani lokal karena tanamannya menjadi layu dan mati sehingga gagal panen.
Yusup mengatakan dua bakteri tersebut biasanya menyerang tanaman jenis sayur-sayuran seperti sawi, kubis dan jagung.
Pemusnahan puluhan jenis komoditas pertanian yang terinfeksi bakteri tersebut turut disaksikan oleh para pengimpor. "Para pengimpor kami undang untuk menyaksikan pemusnahannya agar ke depan lebih teliti memeriksa dokumen-dokumennya agar mereka tidak rugi," tuturnya.

Berita Populer