•   Jumat, 13 Desember 2019
Pendidikan

Belajar Bahasa Mandarin hingga Ke Negeri China

( words)
Ong Peter Leonardo, Dosen bahasa Mandarin dan Dekan Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa di Universitas Widya Kartika (Uwika) Surabaya.


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bahasa Mandarin menjadi salah satu bahasa International, oleh sebab itu banyak universitas yang mengharuskan mahasiswanya mahir berbahasa mandarin. Mengambil jurusan bahasa mandarin hingga kini menjadi seorang dosen dan Dekan Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa di Universitas Widya Kartika (Uwika) Surabaya, Ong Peter Leonardo menimba ilmu hingga ke negeri tirai bambu.

Ong Peter Leonardo atau kerap disapa Peter ini, sangat menyadari betapa pentingnya bahasa Mandarin. Mengambil jurusan bahasa Mandarin di Uwika tahun 2002, lalu kemudian ia menuntut ilmu hingga ke Tiongkok untuk mendalami bahasa Mandarin.

"Awal kenapa saya memilih bahasa Mandarin, karena dari kecil di lingkungan keluarga sudah berbicara menggunakan bahasa Mandarin, bahasa-bahasa sederhana. Karena itu bahasa nenek moyang, lantas kemudian saya mengambil jurusan bahasa Mandarin," ujarnya

Peter mengambil S1 di Hua Qiao University, Xiamen China pada tahun 2003 hingga 2007. Kemudian melanjutkan kembali S2 nya di Chongqing Normal University, Xiamen pada tahun 2009-2012. Setelah menyelesaikan study Masternya, peter tak ada niatan untuk menjadi seorang guru. Baginya menjadi seorang dosen merupakan sebuah panggilan.

Setelah kembali ke Indonesia, ia lantas menjadi seorang dosen bahasa Mandarin di Uwika. Ia menceritakan bajwa mengajarkan bahasa Mandarin bukan hal mudaj, perbedaan bahasa terutama di tulisannya yang sering dialaminya saat mengajarkan bahasa mandarin kepada para mahasiswanya.

Sebagai dosen bahasa Mandarin ia memberikan tips agar cepat mengiasai bajasa mandarin. " Untuk aksaranya sebenarnya midah karena ini adalah sebuah simbol, sedangkan pelafalan asal mau pasti bisa dan satu kuncinya yaitu meniru. Dengan cara melihay film atau menyanyi lagu-lagu berbahasa Mandarin," imbuhnya.

Peter juga menambahkan bahwa pentingnya bahasa Mandarindi era sekarang karena peran China di perekonomian global sangatlah penting. "Sejak presiden Xi Jinping melakukan kunjungan ke Indonesia, investor Tiongkok yang masuk ke Indonesia banyak sekali. Banyak sekali yang mencari renaga kerja yng bisa berbahasa Mandarin,"tandasnya.

Berita Populer