•   Selasa, 12 November 2019
SGML

Belajar Jurnalistik, Siswa SMAN 1 Kedungpring Ingin Maksimalkan Media Internal Sekolah

( words)
Muhajirin Wartawan Surabaya Pagi saat berpose dengan guru dan peserta pelatihan jurnalistik SMAN 1 Kedungpring Lamongan.


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Minat untuk bisa menulis berita dan memaksimalkan media internal sekolah benar-benarnya ditunjukan oleh peserta pelatihan Jurnalistik, Siswa SMA N 1 Kedungpring Lamongan , Sabtu (6/10/2018) dengan mendatangkan narasumber wartawan Harian Surabaya Pagi.
Pelatihan jurnalistik yang di tempatkan di ruang praktek sekolah tersebut, diikuti puluhan siswa khusus perempuanitu mereka cukup serius mengikuti mulai dari awal hingga akhir penyampaian materi dari Muhajirin yang juga sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan.
Bahkan suasana pelatihan cukup cair, karena pelatihan dengan menggunakan metode pendekatan dengan obyek peserta oleh narasumber, mampu membuat interaksi terus berjalan, tanya jawabpun mengalir, meski harus dibatasi karena keterbatasan waktu.
"Kami sengaja mengundang wartawan langsung, agar peserta bisa langsung belajar dengan narasumber yang setiap harinya bergelut di dunia tulis menulis, "kata Sunardi Kepala Sekolah SMA N 1 Kedungpring Lamongan saat membuka Pendidikan Pelatihan Dasar Jurnalistik.
Disebutkan olehnya, dengan mengundang narasumber wartawan ini, setidaknya siswa bisa menyerap keilmuannya dan pengalaman bagaimana bisa menulis dengan baik dan benar, sesuai dengan kode etik jurnalistik, agar tidak sekedar memberitakan, tanpa ada ilmunya.
Dalam kesempatan itu, ia juga bepesan kepada peserta diklat jurnalistik agar bisa menyerap materi yang disampaikan narasumber, dan diaktualisasikan di lingkungan sekolah, apalagi sekolah juga mempunyai majalah internal, sebagai penyalur kreasi siswa untuk menulis.

"Ini kesempatan baik, apalagi narasumbernya langsung dari wartawan, agar siswa bisa mengikuti serangkaian acara ini dengan tuntas,"pesanya sambil berpesan agar siswa nantinya bisa menghasilkan karya tulisan yang baik, dan bisa membanggakan almamater.
Diakhir sambutanya Sunardi menegaskan, pelatihan jurnalistik ini adalah bagian upaya lembaganya, untuk mengajak dan mengarahkan siswa agar sadar untuk menulis, karena dengan menulis munculah karya-karya, yang bisa dijadikan inspirasi bagi masyarakat.

"Yang penting siswa bisa menulis dulu dengan baik dan benar, perkara nanti bisa tersalurkan menjadi wartawan atau hanya penulis buku dll itu urusan nanti, "pungkasnya.jir

Berita Populer