•   Senin, 27 Januari 2020
Ekonomi China

Berbondong-bondong ke Basha Market

( words)
Para pengunjung saat mengunjungi booth-booth di Basha Market yang diadakan di Tunjungan Plaza Convention Center Surabaya. SP/Iker


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Basha Market kembali digelar di Tunjungan Plaza Convention Center Surabaya. Menghadirkan 170 brand lokal yang terdiri dari, fashion, beauty, kids and baby, home and living serta kuliner. Selain pop up market, instalasi photo booth dan Talkshow menjadi hal baru di Basha Market.

Dibanjiri pengunjung dari Surabaya dan sekitarnya, mereka tampak antusias berkeliling di Booth-booth Basha Market. Pengunjung yang kebanyakan dari warga Surabaya keturunan Chinese ini tak hanya datang sendirian, melainkan bersama teman hingga keluarga mereka. Tak jarang dijumpai para pengunjung yang membawa serta buah hati mereka yang masih bayi, hingga datang bersama kakek dan nenek mereka.

Selain berkeliling di booth-booth, para pengunjung yang kebanyakan dari warga keturunan Chinese ini juga memanfaatkan photo booth yang sudah disiapkan oleh panitia Basha Market. Selain itu juga ada wahana bermain mandi bola yang disiapkan bagi anak-anak, sehingga mereka tidak merasa bosan ketika orangtua mereka sedang berbelanja. Para anak-anak ini bisa bermain di rempat mandi bola di temani oleh ayah mereka.

Selain warga Surabaya keturunan Chinese, juga terdapat warga lokal yang juga antusias dengan Basha Market, terlihat mereka asik memilih produk-produk dari brand-brand lokal yang berkualitas. Tak ketinggalan, para pengunjung juga bisa berwisata kuliner mencoba berbagai macam kuliner dari produk-produk lokal.

Christie Erin Harsono, selaku co-founder Basha Market mengungkapkan bahwa Basha Market kali ini berbeda dengan Basha Market terdahulu, ia mengatakan bahwa industri kreatif sekarang sangat berkembang. Brand-brand lokal juga sekarang banyak banget dan mempunyai kualitas yang bagus.

"Perjalanana selama 5 tahun ini membuat Basha Market berkontempalsi mengenai tujuan awal dari diselenggarakannya acara yaitu turut memajukan dan fokus terhadap industri kreatif serta brand lokal Indonesia," ujar Christie.

Brand lokal yang terlibat di Basha Market kali ini dari berbagai daerah seperti, Surabaya, Jakarta, Bandung, Semarang, Bali, Makassar hingga Medan. Awalnya terdapat 900 brand lokal dari seluruh Indonesia yang ingin mengikuti Basha Market, namun hanya 170 brand lokal saja yang lolos kurasi.

Adanya sesi talkshow yang merupakan hal baru di Basha Market kali ini, diharapkan agar para pengunjung terinspirasi dengan para pembicara yang dihadirkan. Mengambil tema PRISM, dimana semua ilustrasi akan berkaitan dengan tema tersebut mulai dari warna hingga bentuknya. "Diharapkan Basha Market menjadi platform yang sehat untuk industri kreatif sehingga bisa menghasilkan karya-karya yang lebih baik," tandas Christie.iker

Berita Populer