•   Jumat, 6 Desember 2019
Pilpres 2019

Beri Pelatihan Skill untuk Anak Muda agar Siap Kerja

( words)
Adies Kadir (tengah) sedang menemui beberapa warga Surabaya, kemarin. Dia menyerap aspirasi dan akan memberikan pelatihan-pelatihan untuk kalangan muda agar siap kerja.


Cangkrukan Bareng Rakyat ala Adies Kadir

“Yang utama lagi dalam membuka lapangan pekerjaan, perusahaan-perusahaan wajib memprioritaskan tenaga kerja lokal bukan tenaga kerja asing,”
Adies Kadir


SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Dr. H. Adies Kadir, anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur 1 (Surabaya-Sidoarjo) terus turun ke masyarakat, untuk menyerap suara rakyat. Banyak keluhan warga yang dijadikan masukan untuk disalurkan ke DPRD Kabupaten/Kota, DPR RI maupun ke pemerintah daerah dan pemerintah pusat, agar ada program riel untuk perbaikan kondisi masyarakat.
Anggota Komisi III DPR RI ini menyampaikan, turun langsung ke masyarakat adalah kegiatan penting yang rutin ia lakukan, sebagai upaya dalam menyerap suara rakyat. Ia menilai, karena suara Golkar adalah suara rakyat.
“Turun langsung ke tengah masyarakat ini wajib dan intens saya lakukan, untuk mendengar dan melihat langsung apa yang menjadi keluhan warga, berbagai keluhan ini akan menjadi masukan untuk saya sampaikan dan disalurkan langsung ke DPRD Kota lewat fraksi Golkar, DPR RI, pemerintah kota maupun pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti, dengan begitu bisa dilakukan perbaikan, dan kondisi masyarakat bisa lebih baik,” pungkas caleg DPR RI Partai Golkar Nomor urut 1 ini, kemarin.
Politisi yang menjabat Ketua Hukum dan HAM Partai Golkar ini menuturkan, kali ini salah satu persoalan yang ia tangkap adalah masih tingginya tingkat pengangguran. Persoalan itu akan menjadi atensi tersendiri agar pemerintah lebih meningkatkan program pemberdayaan masyarakat, begitu juga pihak swasta harus meningkatkan kepeduliannya pada masyarakat dengan meningkatkan CSR (Corporate Social Responsibility) untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya di kalangan muda.
“Yang utama lagi dalam membuka lapangan pekerjaan, perusahaan-perusahaan wajib memprioritaskan tenaga kerja lokal bukan tenaga kerja asing,” tegas pria yang sebelumnya sebagai advokat ini.
Selain itu, pihaknya juga akan mensupervisi langsung persoalan pengangguran dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada kalangan muda untuk peningkatan skill atau kemampuan mereka agar bisa menjadi bekal terjun ke dunia kerja.
“Saya akan mewadahi kalangan muda untuk ikut dalam pelatihan-pelatihan sebagai bekal terjun di dunia kerja. Seperti pelatihan berwirausaha tanpa modal besar dengan memanfaatkan media sosial untuk pemasaran sekaligus peningkatan skill tertentu yang saat ini sangat dibutuhkan di dunia kerja, langkah ini penting sebagai upaya meminimalisir angka pengangguran,” ungkap politisi yang dikenal ramah dan merakyat ini. */rep/daf

Berita Populer