•   Rabu, 18 September 2019
Hukum & Pengadilan

Berkas Lengkap, Djokdri Segera Disidang

( words)
Eks Ketua Umum PSSI, Djoko Driyono bakal menjalani proses sidang setelah berkas dinyatakan lengkap. (Foto: SP/IST)


SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara tersangka kasus perusakan barang bukti Ketua Umum PSSI, Joko Driyono telah lengkap alias P21 dan Jokdri bakal segera menjalani proses sidang. Kejakgung diketahui telah menerima berkas perkara Joko dari Satgas Anti Mafia Bola pada Selasa (2/4) lalu.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Mukri mengatakan sebelumnya Tim Jaksa Peneliti pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum telah melakukan penelitian terhadap berkas perkara. Hasilnya, persyaratan formil dan materiilnya dinyatakan sudah lengkap.
"Pada hari Kamis, 4 April 2019, Kejaksaan Agung RI telah nyatakan lengkap (P-21) berkas perkara tersangka inisial JD [Plt. Ketua Umum PSSI] dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan atau memasuki dengan cara membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti yang telah di pasang police line oleh penguasa umum dari Satuan Tugas Anti Mafia Bola Mabes Polri," tutur Mukri, Jumat (5/4).
Mukri menuturkan dalam kasus tersebut Joko disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP atau Pasal 235 KUHP atau Pasal 233 KUHP atau Pasal 232 KUHP atau Pasal 221 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Mukri menyampaikan setelah berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap, saat ini pihaknya tinggal menunggu penyerahan tersangka serta barang bukti dari Satgas Antimafia Bola. Pelaksanaan sidang baru bisa diketahui setelah proses penyerahan tersebut.
Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola telah melakukan penahanan terhadap Joko setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan kelima dalam kasus perusakan barang bukti yang dilakukan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/3). Joko Driyono dinyatakan ditahan untuk proses penyidikan selanjutnya.
Joko diduga sebagai aktor intelektual yang memperintahkan tiga orang, yaitu Muhammad MM alias Dani, Mus Muliadi alias Mus dan Abdul Gofar untuk melakukan perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin PSSI yang sempat digeledah Satgas Anti Mafia Bola.

Berita Populer