Berstatus PDP, Warga Gresik Meninggal

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) di Gresik meninggal dunia pada Kamis (26/3) dini hari di ruang isolasi RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kematian pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut diumumkan secara resmi oleh Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Gresik dalam acara konferensi pers di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik, Kamis (26/3) siang.

Sekretaris satgas drg Syaifuddin Ghozali mengungkapkan, pasien meninggal setelah dirawat lima hari di ruang isolasi RSUD Ibnu Sina. Pasien masuk rumah sakit sejak 21 Maret.

Yang memprihatinkan dari kasus kematian pasien itu, ungkap Ghozali, hasil pemeriksaan laboratorium (SWAB) korban hingga menghembuskan nafas terakhir belum juga keluar. "Hasil lab-nya masih kami tunggu dari Balitbangkes Provinsi Jawa Timur," ujar Ghozali yang juga Kadinkes Gresik didampingi Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi.

Sehingga menurut Ghozali, pihaknya menetapkan kematian korban dalam status PDP, bukan karena terjangkiti virus corona (Covid-19).

Sementara Ketua Satgas Bidang Kesehatan dr Endang Puspitowati SpTHT menjelaskan, saat masuk rumah sakit lima hari yang lalu pasien mengalami batuk dan sesak napas berat. Sehingga pihaknya segera memasukkan pasien ke dalam ruang isolasi dengan status PDP.did