Biden Sebut Kepemimpinan Trump Mengorbankan Nyawa Rakyat

Joe Biden. SP/ AP Photo

SURABAYAPAGI.com, Washington DC - Kandidat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, menegur Presiden AS Donald Trump karena tidak memakai masker saat menghadiri serangkaian acara publik. Biden menyebut Trump 'bodoh sekali' dan menyatakan kepemimpinannya telah 'mengorbankan nyawa rakyat'.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (27/5/2020), Biden yang berpotensi menjadi rival utama Trump dalam pemilihan presiden (pilpres) November mendatang, melontarkan komentar ini setelah Trump me-retweet postingan yang dianggap menghina Biden yang memakai masker saat menghadiri acara Memorial Day beberapa waktu lalu.

Postingan yang di-retweet Trump itu disertai komentar yang berbunyi: "Ini mungkin membantu menjelaskan mengapa Trump tidak suka memakai masker di depan umum.

Diketahui bahwa Trump bersikeras tak memakai masker saat menghadiri serangkaian acara publik, seperti kunjungan ke pabrik dan saat Memorial Day, yang merupakan hari libur federal di AS untuk menghormati dan berkabung bagi tentara AS yang gugur saat mengabdi pada Angkatan Bersenjata AS.

Dikutip dari CNN, "Dia (Trump-red) bodoh, bodoh sekali untuk bicara seperti itu. Setiap dokter terkemuka di dunia mengatakan Anda harus memakai masker di kerumunan," ucap Biden 

Biden menuduh Trump mengobarkan budaya oposisi terhadap anjuran pemakaian masker saat pandemi Corona. Lebih lanjut, Biden menyebut perilaku Trump sebagai tindakan maskulin palsu yang telah mengorbankan nyawa rakyat.

"Presiden seharusnya memimpin, tidak terlibat dalam kebodohan dan maskulin palsu," cetusnya.

Sebelumnya Trump mengomentari foto Biden memakai masker, dengan menyebutnya 'sangat tidak biasa' bagi Biden memakai masker saat menghadiri acara outdoor saat cuaca sedang baik.

Juru bicara Gedung Putih, Kayleigh McEnany, menyatakan Trump tidak menghina siapapun.

"Presiden sangat senang melihat Joe (Biden) keluar dari basement. Agak aneh bahwa, di basement, di sebelah istrinya, dia tidak memakai masker, tapi dia memakai masker saat di luar ruangan saat dia sedang menjaga jarak secara sosial. Jadi saya rasa ada perbedaan di sana," ucap McEnany, merujuk pada Biden yang tetap di rumah selama pandemi dan baru keluar saat menghadiri Memorial Day pada Senin (25/5) waktu setempat. (reuters/cnn/dc/cr-03/dsy)