•   Senin, 17 Februari 2020
Kriminal

Bocah Korban Bom Dijenguk Gubernur, Kapolda Dan Pangdam

( words)
Gubernur, Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya usai menjenguk bocah 6 tahun korban bom Pasuruan di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jumat (6/7/2018).


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Untuk mengetahui kondisi terkini dan untuk menyakinkan baik baik saja, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman serta Gubernur Jawa Timur Soekarwo melihat kondisi Umar,6, bocah korban ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur masih dalam perawatan intensif tim dokter RS Bhayangkara Polda Jatim. Dia dirawat di ruang ICU RS Bhayangkara Polda Jatim.

Korban di rawat di ICU, UMR tak boleh dijenguk sembarang orang. Kondisi luka dan psikisnya masih terganggu.
"Ada anggota keluarga yang menunggu di dalam (UMR). Kondisi wajah terbakar, kedua kaki robek dan ditangani dokter,"kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfur Arifin usai menjenguk UMR di ruang ICU RS Bhayangkara Polda Jatim, Jumat (6/7/2018).

Mahfud mengaku, UMR masih seting merasa kesakitan dengan luka akibat ledakan bom pada Kamis (5/7/2018) lalu.
"Setiap bangun tidur, dia (UMR) nangis kesakitan. Ini sedang disembuhkan," tutur orang nomor satu di Mapolda Jatim ini.
Machfur berjanji, RS Bhayangkara Polda Jatim ini akan dirawat hingga sembuh. Tidak hanya perawatan lukanya, tapi juga penanganan kondisi psikisnya.

"Kami tangani sampai sembuh, baik luka bakar dan psikisnya. Anak ini (UMR) tidak ngerti apa-apa,"tegas Machfud. Umar dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim sejak Kamis (5/7/2018) lalu. Tim dokter terus merawat bocah ini. Kodisi Umar yang merupakan korban dari ledakan bom mendapat perhatian serius tiga petinggi di Jatim. Gubernur Jatim, Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, dan Pangdam V/Brawijaya, Majen TNI Arif Rahman menyempatkan menjenguk UMR di ruang ICU RS Bhayangkara Polda Jatim. Ketiga petinggi di Jatim itu menjenguk UMR tidak terlalu lama, mereka menjenguk di ruang UMR sekitar 10 menit.nt

Berita Populer