•   Selasa, 19 November 2019
Peristiwa Internasional

Boomb! Bankok Diguncang 6 Ledakan Hebat

( words)
Salah satu lokasi ledakan bom di Bangkok diberi garis polisi SP/RTr


SURABAYAPAGI.com - Pihak kepolisian Bangkok mengumumkan, setidaknya ada enam bom yang meledak di tiga lokasi berbeda pada Jumat (2/8). Pada waktu yang bersamaan, ibukota Thailand tersebut tengah menggelar KTT ASEAN yang juga dihadiri Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo.

Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan bom ketujuh yang gagal meledak. Terkait hal ini, Perdana Menteri Thailand langsung memerintahkan untuk segera melakukan investigasi dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Dalam insiden ini, ada empat orang yang terluka. Meski demikian, tidak ada yang mengalami luka serius.

Rentetan ledakan bom yang mengguncang Bangkok,Thailand, pada Jumat (2/8) pagi memicu kecaman dari Perdana Menteri (PM) Thailand,Prayuth Chan-O-cha. PM Prayuth menegaskan bahwa pelaku di balikrentetan ledakan bom merupakan ’orang-orang yang menghasut kekerasan’.

Seperti dilansirBangkok Post danAssociated Press, Jumat (2/8/2019), kecaman PM Prayuth itu disampaikan dalam keterangan resmi yang dirilis akun Facebook PM Thailand usai enam ledakan mengguncang tiga lokasi berbeda di Bangkok pada Jumat (2/8) pagi waktu setempat.

"Sekelompok orang yang berniat buruk telah menghasut kekerasan, saat pemerintah tengah mendorong negara untuk maju," ucapnya. "Kita harus menunjukkan upaya bersama dalam memerangi pihak-pihak yang berniat membahayakan negara ini," imbuh PM Prayuth dalam pernyataannya.

Hingga kini, belum ada satupun pihak maupun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas rentetan ledakan bom ini.

Dua ledakan pertama terjadi di dekat stasiun metro yang berada di pusat kota, sebelum pukul 09.00 pagi. Sedangkan satu bom lain meledak di dekat tower Mahanakhon 77-storey King Power, yang merupakan gedung tertinggi di kota tersebut.

MengutipThe Independent, Deputi Perdana Menteri Thailand Prawit Wongsuwan mengatakan kepada reporter bahwa pihak kepolisian telah menahan dua orang yang diduga terlibat aksi anarkis ini.
Secara terpisah, juru bicara pemerintah Thailand, Narumon Pinyosinwat, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menghadapi situasi terkini. "Situasi dipantau secara saksama dan langkah-langkah keamanan telah ditingkatkan. Publik diimbau untuk tidak panik," imbau Narumon.

Berita Populer