•   Minggu, 15 September 2019
Surabaya

BPBD Ingatkan Kemungkinan Bengawan Solo Meluap

( words)
Ilustrasi.


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hingga kemarin curah hujan masih cukup tinggi. Hal tersebut diwaspadai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dengan mengingatkan kemungkinan sungai Bengawan Solo meluap akibat meningkatnya debit air.
Kewaspadaan BPBD itu berdasar pada arahan BMKG bahwa hingga saat ini curah hujan masih cukup tinggi.
“Curah hujan masih tinggi. Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat yang berada di daerah aliran sungai Bengawan Solo Mulai dari Ngawi, Madiun, Tuban, Bojonegoro, Lamongan, dan Gresik agar rutin mengontrol debit air,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Yanuar Rachmadi, Selasa, (9/1/2018).
Ia mengungkapkan, seluruh daerah yang teraliri sungai Bengawan Solo perlu siap siaga setiap waktu. Hal tersebut, menurut Yanuar, merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi agar tidak ada korban jiwa jika tiba-tiba terjadi banjir. “Tidak hanya banjir ya, untuk masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan harus berhati-hati terhadap ancaman tanah longsor,” tuturnya.
Yanuar mencontohkan bencana tanah longsor pada Minggu, (7/1/2018) di Dusun Gondang, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo yang merenggut nyawa dua orang yaitu Ria Lestari (23) dan anaknya Venesia Aulia Andriani berumur 2 bulan.
“Biasanya sebelum terjadi tanah longsor diawali oleh retakan-retakan tanah. Ketika turun hujan apalagi intensitasnya tinggi maka tanah akan mudah longsor. Untuk itu, perlu kesadaran untuk terus melihat gejala-gejalanya,” tandas Yanuar. arf

Berita Populer