•   Jumat, 10 April 2020
Pilpres 2019

BPN Pastikan Prabowo Siap Jawab Isu HAM

( words)
Ketua Badan Pemenangan Nasional, Djoko Santoso. Foto: SP/IST


SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso tak khawatir bila isu Hak Asasi Manusia (HAM) kembali menyerang Prabowo Subianto di debat capres pertama nanti. Menurutnya, isu HAM sudah kedaluwarsa.
"Jadi gini, HAM itu daur ulang, dulu waktu Pak Prabowo jadi cawapresnya Bu Megawati tidak diserang, lolos-lolos saja," katanya dalam acara ngobrol bareng bersama Djoksan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).
Pasalnya, isu HAM dituding kepada Prabowo sejak peralihan orde baru ke era reformasi. Menurut Djoko, dalam kurun waktu lama tuduhan isu HAM tidak mempan. Sebab, di sistem demokrasi masyarakat bisa mengakses segala informasi dan menganalisa fakta.
"Jadi itu pasti akan keluar (isu HAM), sudah pastilah. Cuma kalau sekarang melanggar HAM, itu lebih berat. Itu tuduhan ke Prabowo saat zaman peralihan. Nah sekarang ini sudah zaman normal, bahaya kalau ada tuduhan melanggar HAM," terang dia.
Di sisi lain, Menurut Djoko, lebih baik berkorban melanggar HAM daripada keamanan negara tidak utuh. "5 Tahun lalu saya pernah ditanya itu, melanggar HAM atau negara ini jadi rusak atau runtuh. Lebih baik melanggar HAM. Kan saya saja yang dihukum negara tetap utuh. Itu pilihan-pilihan bagi orang yang bertugas di wilayah-wilayah krisis," pungkasnya.
Diketahui, debat pertama calon presiden dan wakil presiden bertema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme. Debat pertama akan dilaksanakan di Hotel Bidakara, Jakarta.

Berita Populer