•   Minggu, 15 Desember 2019
Hukum Bisnis

Bulog Akan Distribusi Beras ke Ritel Modern

( words)
Petugas memeriksa stok beras di Gudang Bulog. Foto: IST


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Aprindo) untuk menyalurkan beras kualitas medium, khususnya ke masyarakat menengah ke bawah.

"Ritel-ritel di bawah Aprindo bisa mendistribusikan produk Bulog," kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso di Musyarawah Nasional ke VII Aprindo di Jakarta pada Selasa (12/11/19).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey yang turut disaksikan oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Hotel Arya Duta, Jakarta pada Selasa (12/11/19).

Ia menilai kerja sama tersebut dapat membantu stabilitas harga beras di pasar. Ujung-ujungnya laju inflasi dapat terjaga.

Sebagai catatan, tahun ini, BI menargetkan inflasi akan berada di kisaran 3,5 plus minus satu persen.

Dengan kerja sama dengan Aprindo, Buwas berharap distribusi pangan tidak lagi dikuasai pihak tertentu.

Kendati demikian, ia belum dapat merinci jumlah produk Bulog yang akan didistribusikan melalui toko ritel.

"Di sub-sub daerah itu yang akan mendistribusikan kepada ritel-ritel setempat. Jadi, tidak hanya dilakukan di pusat tetapi di wilayah-wilayah agar (penyaluran) bisa cepat," katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Aprindo Ron N Mandey mengatakan ritel modern memiliki potensi yang cukup besar dalam menyalurkan beras Bulog.

"Kami mengajukan beras Bulog yang medium tapi kualitas premium untuk bisa didagangkan di toko ritel modern, sehingga bisa diterima seluruh masyarakat Indonesia," jelasnya.

Menurutnya, Aprindo yang beranggotakan 150 perusahaan ritel dengan 45 ribu gerai yang tersebar di 30 provinsi seluruh Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga keamanan distribusi barang dan stabilisasi harga, khususnya yang rentan akan fluktuasi harga.

Disisi lain, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan siap menjaga ketersediaan pangan menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tahun ini akan ada inovasi baru, yakni melakukan operasi pasar di ritel modern.

Operasi ini akan dilakukan atas kolaborasi antara pengusaha ritel modern dan Perum Bulog. Usaha Kemendag akan makin intens pada dua minggu menjelang Nataru.

"Baru saja dilakukan rapat bersama antara ritel modern yang ada di seluruh Indonesia di mana Pak Menteri (Agus Suparmanto) telah memberikanguidance agar dalam rangka stabilisasi bahan pokok, khususnya beras, nantinya ritel modern akan menjual Beras Medium di seluruh Indonesia," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Suhanto

Berita Populer