Cabup Kelana Siap Jadikan Sidoarjo Layak Huni dan Usaha

Cabup Kelana di tengah masyarakat

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Calon Bupati Kelana Aprilianto mempunyai tekad mengubah wajah Kabupaten Sidoarjo lebih makmur. Sejalan dengan program yang diusung oleh paslon nomer 3 tersebut, jika diberi mandat memimpin Sidoarjo maka dirinya akan membangun menjadi kabupaten layak huni dan layak usaha. Hal itu disampaikan Kelana saat di Posko Pemenangan, Kompleks Perum Pondok Mutiara, Kamis (29/10/20). Menurutnya ada beberapa poin penting dalam penataan kota yang perlu diperbaiki.Tentunya hal itu akan mengarah kepada kesejahteraan masyarakat kota delta. Cabup yang berpasangan dengan Cawabup Dwi Astutik ini akan menciptakan kawasan perkotaan yang bisa digunakan sebagai acuan investor, namun tetap memperhatikan fungsi lingkungan daerah tetap terjaga. Kelana berharap agar rencananya ini mampu mengembangkan kawasan Sidoarjo yang mendukung iklim investasi. “Penataan zonasi wilayah harus tepat sesuai kepentingan dengan mempertimbangkan pelestarian lingkungan hidup. Insyallah jika zonasi ini tepat maka akan memberikan kemaslahatan bagi pertumbuhan ekonomi,” ucapnya. Menurutnya juga saat ini perkembangan kota juga masih terpusat, sehingga kedepan jika diamanahkan menduduki kursi pendopo maka pihaknya akan memecah keramaian dan kemacetan dengan membangun jalan alternatif. “Tujuan dari penataan ini untuk mewujudkan kawasan Sidoarjo sebagai pusat kegiatan lokal dan kawasan pemukiman yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Disini juga sudah kami susun kebijakan dengan strateginya, Insyallah kita sudah punya langkah itu semua,” jelasnya. Selain itu dipaparkan oleh Cabup kelahiran Malang tersebut, jika pihaknya akan menciptakan hunian yang layak dengan strategi mulai dari perbaikan saluran, pavingisasi, rehabilitasi tempat kumuh, hingga perbaikan PJU. Langkah yang dilakukan oleh pasangan Sidoarjo Makmur itu pun diapresiasi oleh pakar transportasi dan tata ruang ITS Surabaya, Ir.Putu Rudy Setiawan. Menurutnya Sidoarjo memang membutuhkan klusterisasi zona industri yang tepat, lantaran ia menilai masih banyak industri yang dibangun di luar zona tersebut. "Sidoarjo itu memiliki karakteristik yang berbeda dengan Surabaya, harus ada keseimbangan antara zona ekonomi, industri, ruang hijau untuk lahan pertanian serta konservasi. Saya sangat mengapresiasi jika ada calon pemimpin yang mempunyai langkah strategis, karena jangan sampai sektor industri dan perumahan maju namun ketahanan pangan di lokal Sidoarjo terancam,” pungkasnya. Rudy juga berpesan yang perlu diperhatikan adalah posisi Sidoarjo sebagai kawasan delta yang berada diantara dua sungai besar yakni brantas dan sungai mas serta sungai porong, yang secara umum memiliki karakteristik rawan bencana terutama banjir. Sd-01