•   Rabu, 16 Oktober 2019
Entertainment

Cathy Sharon Dicatut Katalog Prostitusi Online

( words)
Cathy Sharon didampingi kuasa hukumnya Sandy Arifin membuat laporan ke Polda Metro Jaya, Kamis (10/1/2019).


SURABAYAPAGI.com - Nama Cathy Sharon kembali ramai diperbincangkan setelah fotonya dicatut untuk katalog prostitusi online. Presenter dan artis peran ini pun kaget. Apalagi, situs tersebut menampilkan foto mirip dirinya. Ia kemudian mengambil langkah hukum dengan melapor ke Polda Metro Jaya, Kamis (10/1/2019).
Cathy Sharon menyebut foto yang dipampang oleh situs tersebut adalah rekayasa. Cerita dia, pertama kali mengetahui hal tersebut dari pesan instan yang dikirimkan oleh seseorang pada Selasa (8/1/2019).
"Kalau dari saya (pertama kali) tahu lewat (pesan di) WhatsApp, ada yang menghubungi saya mengirimkan foto dan link (katalog prostitusi online). Saya kaget dan sekaligus sedih melihat ada seperti itu," ucap Cathy ditemui usai membuat laporan terhadap pihak yang telah mencatut dirinya ke dalam katalog prostitusi online di Polda Metro Jaya, kemarin.
Lantaran hal itu, Cathy khawatir akan anggapan orang banyak terhadap dirinya yang sudah terlanjur mempercayai informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan tersebut.
"Saya memikir asumsi publik yang tidak mengenal saya malah menduga-duga hal-hal yang tidak baik mengenai saya. Oleh sebab itu saya keberatan dan saya menghubungi (kuasa hukum) Sandy (Arifin)," papar Cathy.
Selain itu, Cathy mengatakan bahwa pencatutan namanya dalam katalog prostitusi online telah mengganggu kehidupan pribadinya, apalagi pihak keluarga dan kerabatnya banyak yang bertanya kepadanya. "Jadi saya keberatan dengan informasi (palsu yang) tersebar. Mengganggu kehidupan sosial saya," tandasnya.
"Selain itu saya melihat sekarang kita lagi memerangi hoax, jadi saya ingin berbicara juga dan ingin melaporkan supaya kita lebih waspada dengan yang namanya hoax," sambungnya.
Dalam surat laporan yang tertera dengan nomor LP/180/I/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus, Cathy menuntut oknum yang telah menyebarkan foto palsunya dengan pasal tentang ITE dan pornografi. Menurut Cathy, foto dalam situ situ editan.
"Ya pastilah (editan), kan tadi diklarifikasi pada saat kita bikin laporan. Kan ditanya sama penerima laporan, dari polisi nanya apakah benar ini foto anda (Cathy Sharon), menurut mba Cathy bukan dia," kata Sandy Arifin.
Pihaknya membenarkan bahwa wajah yang terpampang dalam situs tersebut adalah wajah Cathy Sharon. Tetapi tidak dengan tubuh dan pakaiannya. "Kalau mukanya betul mukanya Mbak Cathy. Tapi ke bawah, badan dan bajunya tidak ada yang dikenal dan tidak ada yang identik sama sekali," jelasnya lagi. n jk

Berita Populer