•   Jumat, 28 Februari 2020
Traveling

Cemoro Sewu Gunung Anjasmoro hangus terbakar, Jalur Pendakian Ditutup

( words)
Hutan lahan di Gunung Anjasmoro Jombang yang hangus terbakar. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pasca terjadinya kebakaran hutan lahan yang terjadi di wilayah Gunung Anjasmoro Jombang, Jawa Timur, pada Senin, (14/10/2019) malam lalu, maka jalur pendakian Gunung Anjasmoro sementara ditutup.


Pihak pos perijinan Gunung Anjasmoro, I-Kancil melakukan penutupan jalur pendakian berlangsung selama dua minggu kedepan. Dimulai pada hari ini, Rabu (16/10/2019).


Petugas pos perijinan Gunung Anjasmoro, Kusnuardi mengatakan, sudah ada kesepakatan pihak pengelola jalur pendakian Anjasmoro. Rencananya, jalur pendakian Anjasmoro akan dibuka pada awal November mendatang.


"Kita kemarin musyawarah sama teman-teman I-Kancil, dua minggu ini pendakian kita tutup sementara. Awal bulan depan (November, red) akan kita buka kembali," katanya saat dihubungi jurnalis, Rabu (16/10/2019) sore.


Kusnuardi mengungkapkan, hasil dari survei lapangan yang dilakukan oleh anggota I-Kancil pada Selasa-Rabu, terlihat sekitar delapan hektar lahan terbakar.


"Dari peristiwa tersebut, mengakibatkan vegetasi sabana atau padang rumput di puncak cemoro sewu hangus terbakar. Tadi pagi masih ada bara api yang tersisa dari kebakaran, kita langsung padamkan secara manual," pungkasnya.


Perlu diketahui, untuk tinggi Gunung Anjasmoro 2.282 meter di atas permukaan laut (MDPL). Dan terletak di Dusun Segunung, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Jombang, Jawa Timur.


Dari data yang disampaikan pihak BPBD Jombang, sekitar 50 hektar hutan lahan yang terbakar akibat cuaca panas dan angin kencang. Hutan lahan yang terbakar itu melintang antara Kabupaten Jombang dan Kabupaten Malang.


Kawasan hutan lahan yang terbakar itu merupakan milik KPH Jombang, KPH Pasuruan dan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Suryo. (suf)

Berita Populer