•   Sabtu, 14 Desember 2019
Ekonomi China

China Tarik Larangan Impor Unggas AS

( words)
Kawanan ungags di salah satu peternakan di China. SP/bsn


SURABAYAPAGI.com, Beijing – Akhirnya, China kembali membuat AS tersenyum setelah mencabut kebijakan larangan impor unggas dari AS yang telah 4 tahun berlaku. Hal tersebut juga membuat sentiment perang dagang sedikit mereda lagi.

"Mencabut larangan itu telah menjadi prioritas utama industri unggas AS selama 4 tahun terakhir. Kebijakan ini merupakan peluang signifikan bagi produsen ayam dan kalkun AS," kata Dewan Ayam Nasional, Federasi Kalkun Nasional dan Dewan Ekspor Unggas dan Telur AS dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, ini juga didorong oleh kurangnya pasokan daging yang belum pernah terjadi sebelumnya di Tiongkok setelah penyakit babi yang fatal, yakni demam babi Afrika, telah membuat jutaan babi mati di negara pencinta daging babi itu selama setahun terakhir.

Sebelumnya, Pada 2015, China melarang impor unggas AS karena wabah flu burung yang sangat pathogen.

Bahkan China juga memborong komoditas pertanian AS diantara kebijakan ini dan masih buramnya kesepakatan yang tidak jelas kapan di teken oleh kedua belah pihak.

Menurut Jim Sumner, presiden Dewan Ekspor Unggas & Telur AS, China yang merupakan konsumen daging babi utama dunia, kemungkinan akan membeli semua jenis ayam, kalkun, dan bebek AS untuk mengimbangi kekurangan pasokan daging babi.

"Kami dalam keadaan euforia," kata Sumner. "Pada titik ini, jika ini adalah protein daging, mereka akan memakannya."

Sejak pengumuman tersebut dirilis, saham produsen unggas Amerika mengalami kenaikan. Tyson Foods naik 2,1%, Sanderson Farms naik 4,1% dan Pilgrim’s Pride Corp naik 1%.

Berita Populer