•   Kamis, 2 April 2020
Otonomi Daerah

Ciptakan Alat Deteksi Dini Banjir, Siswa SMAMDA Raih Juara II Nasional Pesta Rakyat Fisika

( words)
Siswa SMAMDA saat peragakan alat ciptaannya deteksi dini banjir


SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Inovasi deteksi dini banjir diciptakan siswa Smamda Sidoarjo. Banjir yang kerap menjadi momok menakutkan bagi masyarakat luas, mengilhami pelajar SMA 2 Muhammadiyah (SMAMDA) menciptakan sistem pembuka pintu air (Sarmodac) berbasis android.
Bahkan hasil karya siswa SMAMDA ini, berhasil menyabet juara II nasional pada turnamen pesta rakyat fisika, yang digelar Universitas Indonesia beberapa wwktu lalu.
Firza Ramadhani siswa kelas X SMAMDA yang juga salah satu pencipta sistem ini menerangkan bagaimana cara kerja dari aplikasi ini, Rabu (19/2/2020).
“Aplikasi ini akan memberikan perintah otomatis untuk membuka pintu air, ketika ketinggian air sudah pada ambang batas. Sehingga air akan bisa diatur untuk bisa dilepaskan ke luar pintu air/dam, ” jelas Firza.
Menurut Firza, dengan aplikasi sistem pembuka pintu air otomatis ini, maka kerja petugas lapangan bisa semakin mudah.
“Kita ingin bencana banjir di Sidoarjo bisa diantisipasi dengan sistem ini. Dan apa yang kita ciptakan dengan sistem ini, adalah bentuk kepedulian kami,” tutur Firza.
Kepala Smamda Sidoarjo Wigatiningsih mengaku akan menyumbangkan temuan anak didiknya ini ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui DLHK.
Dengan begitu, maka ada sumbangsih dari Smamda, untuk menjaga lingkungan di Sidoarjo.
“Kita akan sempurnakan prototype dari sistem ini, untuk kita serahkan kepada DLHK guna membantu mendeteksi dini banjir,” jelas Wigatiningsih. sg

Berita Populer