•   Sabtu, 14 Desember 2019
Peristiwa Nasional

Damkar : Gedung SMK Yadika 6 yang Terbakar Dinilai Tak Layak Fungsi

( words)
kondisi SMK Yadika 6 pasca kebakaran hebat pada Senin (18/11) sore


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Bekasi, Aceng Sholahuddin menyatakan, kebakaran yang terjadi di SMK Yadika 6 kian parah diakibatkan tidak memiliki fasilitas yang laik dalam mengantisipasi kebakaran.

“Berdasarkan informasi dari komandan, bangunan ini kurang layak fungsi. Tangga hanya dipojok. Artinya, saat evakuasi terjadi kesulitan untuk melakukan pertolongan kepada korban yang ada di lantai 2, 3 dan 4,” jelas Aceng, Senin (18/11) malam

“Saya pastikan Gedung Yadika ini tidak dilengkapi dengan alat proteksi kebakaran. Sudah diperiksa, ternyata tidak dilengkapi alat proteksi semacam alat pemadam api ringan (APAR),” lanjut dia.

Aceng menjelaskan, untuk Gedung dengan ketinggian seperti itu terlebih digunakan untuk aktivitas sekolah, seharusnya dilengkapi dengan alat proteksi kebakaran yang dicek secara berkala.

Selain tidak memiliki APAR, SMK Yadika 6 juga tidak memiliki alarm deteksi kebakaran beserta hydant. Padahal, hydrant memiliki peran sangat penting agar pemadam kebakaran bisa menghubungkan selang dan mempercepat kerja pemadam api.

“Paling tidak APAR itu di semua lantai ada dan semua ruangan harusnya dilengkapi (APAR),” ungkap Aceng.

Diketahui, dalam kebakaran yang terjadi pada Senin (18/11) sore kemarin, hanya 4 lantai yang selamat dari kobakan api. Selain itu sebanyak 14 orang menjadi korban akibat sesak napas, luka bakar dan beberapa yang melompat dari lantai 4 karena terjebak kebakaran.

Berita Populer