•   Senin, 9 Desember 2019
SGML

Danrem 082 CPYJ Khawatir Penyebaran Berita Hoax

( words)
Danrem 082 CPYJ, Budi Suwanto saat memberi pemaparan bahaya berita hoax. (Foto : SMG/Dwy Agus Susanti )


SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018, Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), Kolonel ARM Budi Suwanto menghimbau masyarakat untuk menangkal berita hoax. Pasalnya, jika dibiarkan, berita palsu yang belum teruji kebenarannya ini bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Budi mengatakan, masyarakat harus bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. “Harus selektif dan cerdas,” ungkap Danrem saat acara coffee morning dengan insan media di se wilayah Korem 082 CPYJ, di aula Makorem, Senin (23/4).
Danrem mengimbau, sebelum menyebarkan informasi, terlebih dahulu melakukan cek dan ricek apakah informasi yang didapatkan itu benar atau tidak.
"Cara yang paling jitu untuk mengetahui apakah berita tersebut hoax atau bukan adalah dengan menelisik sumber berita tersebut. Misal kita cek website pengirimnya, apakah menggunakan HTTPS atau HTTP, biasanya para pelaku hoax menggunakan website HTTP," ujarnya.
Tak hanya itu, Danrem juga meminta wartawan untuk dapat memberikan informasi yang baik dan jelas kepada masyarakat. Ia berpesan agar wartawan dapat menghindari pemberitaan yang bersifat provokatif, yang kiranya nanti dapat mengancam keamanan wilayah, apalagi tahun 2018 ini merupakan tahun politik.
“Kita memberikan arahan agar tidak percaya dengan hoax. Isu yang tersebar dimedsos begitu cepat dan masif, saya menemukan itu. Stop rantainya, jangan sebarkan lagi beritanya, jangan percaya dengan isu-isu itu,”ungkapnya.
Karena itu, lanjut Danrem, TNI juga berkomitmen untuk ikut menjaga stabilitas keamanan di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Korem 082 CPYJ. "Apabila mendapat berita tidak jelas, sebaiknya langsung dihapus,” tegasnya. dw

Berita Populer