•   Kamis, 17 Oktober 2019
Ekonomi NKRI

Demi Investor, Indonesia Rela Sumbang Forum Asing 1 Juta Dollar

( words)
Konferensi AIS | MARITIM.GO.ID


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah RI sesumbar sumbangan mereka kepada The Archipelagic and Island States (AIS) sebanyak USD1 juta atau yang setara dengan Rp14 miliar, bisa membuat lebih banyak investor kepincut untuk menanamkan modal mereka di Indonesia. Sumbangan belasan miliar tersebut bertujuan untuk membuka pintu pasar baru bagi produk-produk domestik.

Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadhewa menyebut, AIS adalah sekelompok forum yang beronsentrasi terhadap perubahan iklim dan konservasi kelautan dunia. Walau beroperasi pada bidang lingkungan, Purbya menyebut AIS dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Beberapa negara seperti Jepang, Inggris, Singapura, Selandia Baru, Timor Leste, dan Madagaskar, menjadi anggota AIS.

"Forum AIS ini pun bisa membuka opportunity bagi pasar anyar sekaligus memperbanyak investasi luar negeri," jelas Purbaya di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Dia menambahkan, sekretariat AIS diketahui baru saja dibentuk. Hal itu bisa menjadi kesempatan bagi RI untuk menggelar kajian kerjasama ekonomi dengan negara-negara anggota forum AIS. Walau demikian, efek ekonomi dari pasar baru dan datangnya investor luar negeri, diperkirakan bakal terjadi pada dua tahun ke depan.

Di sisi lain, keuntungan besar dari forum AIS ini adalah adanya kesempatan untuk saling tukar pikiran mengenai ancaman pemanasan global yang juga berarti ancaman terhadap perekonomian.

"Tidak cuma berbagi informasi tentang pemanasan global, tetapi juga saling berbagi teknologi," tutur Purbaya.

Berita Populer