•   Senin, 17 Februari 2020
Fashion

Desainer Muda Indonesia Raih 2 Piala A’ Terbesar di Dunia

( words)
Faldo Andreo Honggowidjojo saat diwawancarai.


SURABAYAPAGI, Surabaya- Setiap tahun, A’ Design Award sebagai acara penganugerahan bidang desain terbesar dan paling bergengsi di dunia selalu mengadakan malam anugerah di kota Como,Italia. Hampir seluruh desainer terbaik di dunia dari berbagai bangsa berkumpul pada acara La Notte Premio A’, di mana akan dilakukan malam gala, upacara resmi dan karpet merah memperebutkan status pemenang di bidang masing-masing. A’ Design Award yang tahun ini diadakan di Teatro Sociale, gedung historis yang menjadi rumah opera alternatif dari La Scala Milano, mengumumkan desainer terbaik dari hampir seluruh kategori desain di’acara tersebut. 

Onur M. Cobanli menyampaikan bahwa tahun 2019 ini menjadi ajang tersukar yang pernah ada dalam sejarah desain. Hanya yang terbaik dari yang terbaiklah yang dapat Iolos dan dinyatakan sebagai pemenang. Nama-nama besar di dunia desain memenuhi daftar nama pemenang, seperti Wanda Group, Todd Saunders, American Standard, Pepsi, Lenovo dan sebagainya. Kebanyakan adalah mereka yang sudah terkenal luar biasa dengan rekam jejak portfolio tinggi dan sudah berumur. Tentu saja, keabsahan penilaian dapat teruji melalui standar eropa yang sangat ketat, statistika penilaian, penilaian blind tanpa tahu siapa yang mendesain serta kompentensi lebih dari dua ratus juri dari latar belakang akademis, media, desainer dan tokoh masyarakat dari puluhan negara. 

Kali ini designer asal Surabaya, Indonesia Faldo Andreo H, tanpa diduga membawa dua piala A’ Design Award di bidang arsitektur, bangunan dan struktur pada malam yang sama sekaligus di acara malam gala pada hari Jumat, tanggal 28 Juni 2019 di saat masih berumur 28 tahun. " Puji Tuhan, tahun ini saya bisa membawa pulang 2 piala sekaligus ke Indonesia, melalui persiapan design yang membutuhkan waktu cukup lama, akhirnya nama Indonesia mulai dikenal di dunia melalui karya saya di ajang bergengsi ini" Ungkapnya dengan bangga saat di wawancarai pada Sabtu, (27/07/2019) di Sheraton Hotel Surabaya.

Faldo menambahkan" Proyek design yang masuk nominasi adalah Nava Nine Villa dan Malika Resort dimana konsep resort ini membawa kultur Indonesia yakni Bhineka Tunggal Ika yang rencananya akan di bangun di Pulau Lombok, NTB. Tidak hanya itu di tahun ini juga saya dipercaya untuk menjadi koordinator di  ICCI ( Internasional Council of Creative Industri ) dan masih banyak lagi prestasi lainnya".

Italia, sebagai negara yang menjadi arah dan tren desain dunia sudah selayaknya menjadi acuan bagi desainer untuk memperebutkan status yang terbaik. Mulai kategori fashion, produk, otomotif dan Iain sebagainya. Dominasi merek dari produk desain pun memenuhi etalase dan showroom yang ada. Tidak terlepas dari itu, secara arsitektur, sejarah arsitektur moderen pun dimuIal dari Roma dalam pembangunan infrastruktur, gedung serta teknologi bangunan. Tidak diragukan lagi apabila anugerah desain yang terbesar dan paling bergengsi diadakan setiap tahunnya di ltalia. 

Desain penerima penghargaan juga dipamerkan pada Museum of Outstanding Design (Museum Desain Luar Biasa) atau dikenal sebagai MOOD untuk lebih dari satu (1) bulan di Italia pada ex Chiesa di San Francesco, bertempat di Viale Lorenzo Spallino, 1, 22100. Pameran dibuka dari 10 Juni 2019 sampai 31 Juli 2019 dan akan dirotasi ke berbagai negara lain selama setahun seperti tahun lalu telah pernah di tempatkan di Heibei China, Shenzhen China, Zhuzhou China, Budapest Hungaria, Belanda, Spanyol, lrlandia, Brazil, New Delhi India dan Mumbai India. Selain itu, para pemenang juga dicetak pada buku tahunan pemenang anugerah dari Designer Press.

"Beberapa designer lain juga memberikan ucapan selamat yaitu Ivy, desainer asal Malaysia berpendapat bahwa Faldo membuat bangga negaranya, dalam video singkat di malam gala, Elena Zaznobina, desainer dari Rusia menulis di media sosial bahwa Faldo A pemenang anugerah paling mempesona dengan karisma yang luar biasa bahkan belasan desainer lainnya dari berbagai latar belakang dan bangsa pun ikut memberikan testimoni positif akan kemenangan desainer asal Indonesia ini, tutup Faldo.noe

Berita Populer