Didominasi Tak Pakai Masker dan Berkerumun

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. SP/anto

Operasi Yustisi di Jatim Tindak 9.925 Pelanggar dalam Sehari

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Polisi bersama sejumlah instansi terkait saat ini tengah gencar-gencarnya melaksanakan operasi yustisi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dari data operasi yustisi yang dilakukan pada Sabtu (19/9), tercatat ada 9.925 pelanggaran di seluruh Jatim.

Adapun rinciannya, 7.517 teguran lisan dan 2.408 teguran secara tertulis. Tak hanya itu, Truno menyebut ada 1.536 masyarakat yang melanggar hingga mendapatkan sanksi kerja sosial di fasilitas umum.

"Lalu untuk sanksi denda administrasi, ada 453 pelanggar dengan nilai dendanya mencapai Rp 30.766.000," ujar Truno, Minggu (20/9).

Mayoritas pelanggaran didominasi pelanggar yang tidak mengenakan masker hingga berkerumun.

Selain itu, Truno menambahkan, ada pula satu lokasi usaha yang ditutup smenetara karena tak menerapkan protokol Kesehatan.

Kegiatan ini (Operasi Yustisi) akan terus dilakukan secara continue selama masa pandemi. Ia menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker sebagai upaya memerangi covid-19.

"Kita sudah gelorakan Jatim bermasker, sudah jutaan masker oleh Forkopimda Jatim diberikan kepada masyarakat, dan juga sudah sosialisasi, edukasi, mari kita sama-sama sadar, sama-sama berpartisipasi dan sama-sama memberikan dan mengingatkan, gotong royong, Guyup," papar Truno.

Sedangkan untuk daerah yang perlu dilakukan Operasi Yustisi, Truno menyebut sesuai dengan data banyaknya pasien positif COVID-19 di daerah tersebut.

"Sasaran kita mengacu pada data, apa bila di situ merupakan wilayah yang klasternya ada dan kemudian terkonfirmasinya tinggi, tentu kita lakukan intervensi dengan melakukan edukasi, preventif, dan juga penindakan," lanjut Truno.

Tak hanya itu, Truno menambahkan, kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran dan seluruh pejabat utama juga senantiasa memantau Operasi Yustisi protokol kesehatan. Salah satunya yang dilakukan semalam di Jalan Tambak Sari Surabaya. Tepatnya di depan Stadion 10 November Surabaya dan Suramadu.