•   Senin, 18 November 2019
Skandal Selebriti

Digerogoti Asam Urat, Diabetes dan Kolesterol

( words)
Ida Laila sebelum meninggal dunia dan saat masih ngetop (bawah) sebagai penyanyi dangdut.


Ida Laila, Penyanyi Legendaris Surabaya

Penyanyi dangdut legendaris asal Surabaya, Ida Laila, tutup usia di usia ke-75 tahun. Pelantun lagu "Sepiring Berdua" ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Soedono Madiun, Kamis (12/9/2019) sekitar pukul 02.00 WIB
Dini hari. Musisi yang populer di era 1970-an ini usai berjuang melawan komplikasi yang dideritanya, seperti asam urat, diabetes, kolesterol, dan darah tinggi.
-------------
Alqomar,
Wartawan Surabaya Pagi

"Ya, meninggal Kamis, 12 September 2019 pukul 02.00 WIB di RSUD Soedono Madiun. Sakit stroke," kata Ketua Forsa Surya Aka Syahnagra, kemarin.

Penggemar Rhoma dan Soneta ini mengatakan Ida Laila akan dimakamkan di TPU Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Lokasi ini dipilih karena berdekatan dengan tempat tinggal Ida Laila di Jalan Kanser, Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari.

Kabar sama juga disampaikan ratu dangdut Elvi Sukaesih melalui akun Instagram @elvy_sukaesih. Menurut Elvy Sukaesih, Ida Laila mengembuskan nafas terakhir pada Kamis dini hari tadi.

Nama Ida Laila populer di era 60an hingga 80an. Sejumlah lagu melayu dan dangdut yang dinyanyikannya cukup terkenal kala itu. Beberapa di antaranya seperti "Keagungan Tuhan", "Siksa Kubur" dan "Sepiring Berdua".

Musisi yang populer di era 1970an ini juga menerima penghargaan seperti HDX award pada tahun 1987-1988 pada album Sepiring Berdua. Semasa hidup, mendiang juga pernah berduet dengan artis ternama seperti Ikke Nurjanah dan Mus Mulyadi.

Saat vakum di dunia keartisan, Ida Laila tetap bernyanyi. Namun, lebih sering diundang majelis pengajian untuk mengisi ceramah dan berdakwah melalui syair lagu. Tetapi saat usia 75 tahun, aktivitasnya mulai terbatas lantaran sakit komplikasi yang dideritanya.

"Kami keluarga baru tahu jika ibu sempat strok tapi tidak sampai lumpuh semua badannya karena beliau masih bisa jalan meskipun pelan-pelan," ucap Agung Moerijanto (55), salah satu anak Ida Laila.

Agung menjelaskan ibunya sudah enam tahun mengalami sakit dan menjalani perawatan di Surabaya. Namun 11 bulan sebelum meninggal, Ida dirawat oleh anak ketiga di Madiun.

"Hingga ibu meninggal di Madiun, tapi karena memang ibu sudah berpesan untuk dimakamkan di Makam Umum Rangkah Surabaya," terang Agung.

Ida Laila berpesan dimakamkan di Makam Umum Rangkah di samping anak keempatnya. "Kami keluarga langsung memakamkan ibu di samping makam adik saya keempat seperti permintaan setahun sebelumnya," jelasnya. n

Berita Populer