•   Sabtu, 23 November 2019
Surabaya

Dinkes Surabaya Larang Baksos Fogging Sembarangan

( words)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rahmanita. Foto: SP/AN


Alqomarudin
Wartawan Surabaya Pagi
Dinas Kesehatan melarang caleg, partai politik maupun lembaga lain melaukan kegiatan sosial pengasapan atau fogging secara sembarangan di sejumlah perkampungan di Kota Surabaya, Jawa Timur karena bisa membahayakan kesehatan.
"Saya sudah bilang ke kader-kader bumantik (ibu pemantau jentik), kalau ada caleg atau mengatasnamakan partai melakukan fogging sembarangan dan tanpa koordinasi, silahkan tolak. Kalau mereka marah temukan ke saya," kata Kepala Dinas Kesehatan kota Surabaya Febria Rahmanita kepada wartawan di Surabaya, Senin.
Menurut dia, fogging secara sembarangan melanggar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 374/MENKES/PER/III/ 2010 Tentang Pengendalian Vektor. Vektor adalah artropoda yang dapat menularkan, memindahkan dan menjadi sumber penular penyakit terhadap manusia.
Pengendalian vektor adalah semua kegiatan atau tindakan yang ditujukan untuk menurunkan populasi vektor serendah mungkin sehingga keberadaannya tidak lagi berisiko untuk terjadinya penularan penyakit tular vektor di suatu wilayah atau menghindari kontak masyarakat dengan vektor sehingga penularan penyakit tular vektor dapat dicegah.
"Kita ingin menjaga semua. Bahayanya foging sembarangan bisa keracunan, mungkin sekarang tidak, tetapi nanti. Itu bisa masuk ke paru-paru," katanya.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono membenarkan jika ada aturan fogging yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena berbahaya bagi lingkungan, tanaman, hewan peliharaan juga berbahaya bagi manusia.
"Jadi tidak asal fogging begitu saja. Ada aturan obatnya seperti apa, campurannya seperti apa. Kalau solar terlalu banyak juga tidak efektif, kalau obat terlalu banyak dan campuran tidak mengerti itu juga berbahaya," katanya.

Berita Populer