•   Rabu, 1 April 2020
Kriminal

Ditinggal ke RS, Rumah Penjual Sembako Jadi Arang

( words)
Rumah pedagang sembako jadi arang setelah diamuk si jago merah selama kurang lebih 15 menit. (Ft. MIS/SP).


SURABAYA PAGI, Gresik- Di saat sebagian warga RT.08 RW.02 Desa Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur sedang bersiap-siap hendak menunaikan sholat magrib, justru mendadak dikagetkan kobaran api.

Warga pun berlarian ke luar rumah dan mendatangi lokasi titik api. Api cepat membesar disertai kepulan asap pekat membumbung tinggi ke udara.
Ya, Rabu (25/7/2018) 17.00 WIB, rumah milik Ahmad Jurong alias Apung di RT.8 Desa Sidomukti, Manyar tersebut dilanda kebakaran. Api yang melalap rumah yang berisi dagangan sembako itu begitu cepat merambat dan menghanguskan seseluruh bodi rumah beserta isinya.
Empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian langsung melakuian penyiraman agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya. Tidak menunggu waktu lama, hanya 15 menit api sudah bisa dijinakkan. Meski begitu, rumah pedagang sembako ini sudah tinggal arang.
Saksi mata Muhammad Rofiq Musyaki (41) yang ditemui Surabaya Pagi di lokasi kebakaran, mengatakan penyebab kebakaran diduga kuat sumber api berasal dari arus pendek listrik. Dugaan kuat itu, karena rumah tersebut sudah tiga hari kosong ditinggal pemiliknya.
"Rumahnya inikan sudah tiga hari kosong. Pemiliknya sedang di rawat inap di RS Petro akibat kecelakaan lalu lintas, makanya kita menduga ada konsleting listrik di dalam rumah," ujarnya, Rabu sore.
Rumah ini sebutnya, selain tempat tinggal juga sebagai tempat berjualan sembako. Sehingga saat kejadian kebakaran api begitu cepat membesar dan melumat seluruh isi hingga bodi rumah. Warga yang datang memberikan pertolongan juga tidak bisa berbuat banyak.
"Kami tidak bisa membantu menyelamatkan isi rumah. Api begitu cepat membesar dan hanya bisa menyiram air dengan peralatan apa adanya," katanya.
Saksi mata lainnya yakni Nur Rifa’i, juga menuturkan hal yang sama. Api yang cepat membesar menghanguskan deluruh isi rumah.
"Dugaan kita konsleting listrik karena kondisi rumah dalam keadaan kosong sejak tiga hari lalu," jelasnya.
Sementara itu dari RS Petro, pemilik rumah naas, Ahmad Jurong saat mendapat kabat ikhwal rumah miliknya ludes dilalap sijago merah, langsung tak sadarkan diri. Begitu juga sang istri, anak dan menantu hingga berita ditulis masih sangat shock.
Mereka begitu terpukul mendengar tempat tinggalnya bersama barang dagangannya kini habis jadi arang. mis

Berita Populer