•   Senin, 30 Maret 2020
Ekonomi China

Diujung Tanduk, Meizu PHK Karyawan

( words)
Meizu, SP/Mz


SURABAYAPAGI.com – BisnisMeizutengah berada dalam situasi yang kurang sehat, berbagai cara dilakuakn Meizu untuk menghindari kebangkrutan, Salah satunya, mereka terpaksa mengurangi jumlah tokonya sampai memangkas para karyawan.

Sebagaimana dikutip dariGizchina pada Selasa (30/7/), perusahaan telah memberhentikan lebih dari 30% dari tenaga kerjanya tahun ini. Sejauh ini hanya tersisa sekitar seribu karyawan. Divisi yang paling banyak terkena imbasnya adalah marketing.

Dilansir Gizmochina (29/7), Meizu merupakan vendorsmartphoneyang menggembar-gemborkan dirinya sebagai kompetitor Huawei. Upayanya untuk bersaing adalah dengan mempeluas kehadirannya secara offline. Namun tampaknya Meizu justru berjalan mundur. Perusahaan yang memiliki lebih dari 2.700 toko offline pada 2016 itu kini hanya memiliki 5-6 toko di satu provinsi di Cina.

Tidak hanya di kalangan karyawan, beberapa petinggi Meizu juga sudah menanggalkan jabatannya, seperti Vice President Li Nan dan bos dari divisi Systems Engineer, Hong Hansheng.
Apa yang dialami Meizu terbilang mengejutkan. Pasalnya, pada tahun 2016 lalu, mereka punya lebih dari 2.700 toko di seluruh China. Tapi saat ini, jumlahnya berkurang drastis karena hanya menempatkan 5-6 toko di tiap provinsi di Negeri Tirai Bambu.
Langkah-langkah itu terpaksa diambil Meizu guna menghemat uang perusahaan dan bertahan di tengah kompetisi ponsel yang sangat sengit.
Kendati berada di ujung tanduk, Meizu menolak menyerah dan masih berencana untuk merilis ponsel 5G.
"Jangan cemas, ponsel 5G Meizu akan datang. Kami akan meluncurkannya tahun depan karena pada saat itu, 5G sudah matang buat konsumen," kata pendiri sekaligus CEO Meizu, Huang Zhang.
Konon, ponsel terbaru ini akan memiliki nama Meizu 17. Namun, untuk spesifikasinya Zhang masih tutup mulut.

Berita Populer