•   Jumat, 21 Februari 2020
TapalKuda

DLH Ajak Masyarakat Paham Pemanfaatan Air Hujan

( words)
Tampak Penyampaian Peraturan Walikota Terkait Pemanfaatan Air Hujan


SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo ajak masyarakat untuk pemanfaatan air hujan melalui Perwali Kota Probolinggo No 11 Tahun 2012, acara di gelar di aula TPA DLH ( 3/4 ), acara di hadiri oleh Kasi Perencanaan, Pengkajian dan Analisis Dampak Lingkungan Taufik Hidayat, SP, MM, staf Bidang Tata Kelola Lingkungan, Kader Lingkungan serta Masyarakat. Dalam acara tersebut Taufik Hidayat mengatakan, dalam siklus hidrologi air hujan jatuh ke permukaan bumi, sebagian masuk ke dalam tanah, sebagian menjadi aliran permukaan, yang sebagaian besar masuk ke sungai dan akhirnya bermuara di laut. Air hujan tersebut dapat menjadi sumber air.
Jumlah rata-rata curah hujan di Kota Probolinggo mengalami fluktuasi tiap tahunya sehingga iklim tidak menentu dan pada waktu musim penghujan sering menimbulkan banjir.
" Disisi lain dengan pertumbuhan jumlah penduduk, maka kebutuhan air bersih meningkat, diperkirakan pemanfaatan air tanah untuk memenuhi kebutuhan penduduk sebesar 100 liter per hari per orang ". ujarnya
Pemanfaatan air hujan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu curah hujan, nilai kelulusan batuan, luas tutupan bangunan, muka air tanah, dan lapisan akuifer. Agar dapat terimplementasikan pada masyarakat maka diperlukan tata cara pemanfaatan air hujan. tandasnya.

Berita Populer