•   Selasa, 21 Januari 2020
Kriminal

Dua Istri di Depok, Terduga Teroris Telah Diamankan Polisi

( words)


SURABAYAPAGI.com – Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil mengamankan dua orang wanita yang diyakini istri dari terduga teroris yang sebelumnya diringkus di wilayah Depok. Densus 88 melakukan penggeledahan di dua rumah di kawasan Puri Bojong Lestari, Pabuaran, Bojonggede.
Kapolsek Bojonggede, Komisaris Agus Koster membenarkan adanya peristiwa itu. Namun, Ia mengaku belum mengetahui secara detil kronologi maupun data si penghuni rumah tersebut. Agus hanya mengatakan, kedua wanita yang diamankan Densus adalah istri terduga pelaku teroris berinisial B.
"Mereka tinggal berdekatan, istri pertama dan kedua," katanya pada wartawan, Selasa 21 Mei 2019
Kedua wanita itu, diketahui baru dua minggu tinggal di sana dan cukup tertutup dengan warga sekitar.
"Pak RT dan RW pun mengaku tak mengenal mereka berdua," katanya
Sebelumnya, Densus 88 sempat menggeledah sebuah rumah kontrakan di Jalan Sasak II, RT 3/7, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, pada Senin sore, 20 Mei 2019. Rumah tersebut dihuni oleh seorang wanita berinisial T, yang disebut-sebut sebagai istri ketiga B.
Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, penggeledahan berlangsung sekira pukul 18.00 WIB. Terduga pelaku (B), lebih dulu tertangkap sekira pukul 13.00 WIB di Gang Remaja, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Diduga, pria itu sempat terlibat dalam pelatihan perang sejak tahun 2017.
Namun T sudah tidak berada di kontrakan sejak Minggu lalu, sekitar Pukul 08.00 WIB, hanya ada seorang wanita. Penggeledahan rumah kontrakan terduga teroris dilakukan sekitar 20 anggota Densus 88, dengan hasil yang dibawa dua buah buku berbahasa arab.
Sementara itu, Lutfi, salah satu tetangga di sekitar lokasi penggerebekan mengatakan, penggeledahan dilakukan sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu si pemilik rumah sedang tidak ada di dalam rumah.
"Iya benar (ada penggeledahan) tadi ramai banget polisi pada ke sini," ujarnya
Lutfi mengatakan, pria tersebut telah tinggal di kontrakan itu selama tiga bulan.
"Dia warga baru tinggal di sini sama istri dan sama ibunya. Kalau enggak salah baru tiga bulan di sini," kata Luthfi.
Ketua RT setempat, Agus Waluyo mengungkapkan, penghuni rumah kontrakan itu sudah dua hari tidak pulang.
"Tapi akhirnya polisi bilangnya mereka sudah tertangkap, dan di sini hanya penggeledahan kediamannya, polisi bilang juga ini ada hubungan dengan penangkapan yang di Cibinong," katanya.

Berita Populer