•   Kamis, 12 Desember 2019
Peristiwa Nasional

Dua Kandang Ayam di Jombang, Ludes Dilalap Si Jago Merah

( words)
Kondisi kandang ayam yang hangus rata dengan tanah. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kebakaran terjadi di Dusun/Desa Brambang, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis, (14/11/2019) sekitar pukul 13.30 WIB siang.

Kebakaran yang melahap dua kandang ayam tersebut menghanguskan sejumlah kendaraan sepeda motor, oeralatan lengkap kandang dan truk.

Pemilik kandang ayam, Izzarohman Fadli (35), mengatakan, kebakaran bermula dari beberapa pemilik sawah membakar batang pohon jagung sisa panen di dekat kandangnya.

"Sudah diingatkan sama pekerja di sini, karena pas itu di dalam kandang ayam sedang ada pembersihan. Dalam hitungan menit, api yang berasal dari arah utara kandang kemudian langsung mengenai bagian kandang," katanya.

Menurut penjelasan Fadli, karena angin kencang, api mulai berkobar dan terus menyebar. Tidak memakan waktu lama, dua kandang berbahan bambu miliknya ludes dilalap si jago merah.

“Tadi para pekerja juga mencoba memadamkan api dengan menyiram pakai selang. Tapi tidak kuiat, anginnya kendang, apinya juga besar,” jelasnya.

Image
Dua kandang ayam broiler dengan kapasitas isi sekitar 20 ribu ekor inipun rata dengan tanah. Mobil pemadam kebakaran yang datang terlambat tak bisa berbuat banyak selain melakukan pembasahan di lokasi.

Pantauan di lokasi hingga pukul 15.30 WIB, asap masih mengepul dari bekas kandang. Yang tersisa dari dua kandang ini hanya atap seng saja. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Enam pekerja dari si jago merah yang membesar.

Kerugian dari peristiwa kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah. Meski kandang dalam kondisi kosong, seluruh peralatan kandang habis dilalap api. "Jadi ada empat sepeda motor, satu sepeda angin kecil dan sebuah truk dan peralatan lengkap kandang yang terbakar," ujarnya.

Sementara untuk truk, Fadli, truk milik warga Pare, Kediri tersebut, masih bisa jalan. Yang terbakar hanya bagian moncong depan truk, cat dan beberapa aksesoris di bagian depan truk.

"Truk masih bisa berjalan, karena api tak menjalar ke mesin. Untuk truk ini punya orang Kediri, dia sedang ambil kotoran di sini,” pungkasnya. (suf)

Berita Populer