•   Rabu, 11 Desember 2019
Peristiwa Kriminal

Dua SMK Di Cianjur Terlibat Tawuran, Seorang Murid Terluka Kena Sabetan Golok

( words)
salah seorang siswa terluka terkena sabetan benda tajam di perutnya akibat tawuran


SURABAYAPAGI.COM, Cianjur –Bentrokan antar pelajar kembali terjadi. Senin (18/11) malam dua SMK di Cianjur terlibat bentrokan. Akibat bentrokan tersebut salah seorang murid berinisial Ba (16) terkena sabetan sanjata tajam di perutnya. Ia pun terpaksa harus dirawat di RSUD Sayang Cianjur.

Dari informasi yang didapat, peristiwa bermula saat puluhan SMK AMS berkumpul di daerah Cisalak sekitar pukul 18.15 WIB. Tiba-tiba datang rombongan pelajar dari SMKN 1 Cilaku yang membawa senjata tajam.

Aksi bentrokan pun tidak bisa dihindari, kedua pelajar dari dua SMK saling baku hantam. Terlebih hubungan antara dua SMK memang diketahui tidak akur, bahkan bisa dibilang musuh bebuyutan.

"Petang kemarin itu memang sedang ada acara kumpul pelajar AMS di Cibeber. Tiba-tiba datang siswa dari SMK N 1 Cilaku, apakah ada janjian atau tidak saya kurang tau karena hanya ikut-ikutan teman," ujar A salah seorang siswa AMS, Selasa (19/11/2019).

A saat itu melihat pelajar dari sekolah lawan membawa berbagai senjata tajam mulai dari samurai, golok, gir modifikasi hingga celurit. Kejadian itu berlangsung cukup singkat dan baru berhenti setelah satu dari mereka terkena luka bacok. Saat itu juga korban langsung di bawa ke puskesmas Cibeber.

"Kebetulan teman saya itu berada paling depan, karena mulai gelap tidak melihat ada pelajar dari sekolah lain yang mengayunkan senjata. Sehingga mengenai perutnya. Setelah ada korban, mereka langsung kabur. Sedangkan saya dan beberapa orang teman lainnya membawa teman saya itu ke puskesmas," lanjut dia

Dihubungi terpisah Penanggung jawab IGD Puskesmas Cibeber, Wahyudin, mengungkapakan, korban dibawa ke Puskesmas sekitar pukul 18.30, oleh beberapa orang temannya.

"Saat datang, kondisi korban sudah terliuka parah bagian perut mengalami luka bacok sepanjang 10 sentimeter. Lukanya juga cukup dalam, sekitar 4 centimeter," kata dia saat ditemui di RSUD Cianjur.

Berita Populer