Dukun Cabul Masukkan Telur ke Kemaluan Korban Tertangkap

Petugas menggriring pelaku (dukun cabul) ke Polres Bondowoso untuk menjalani pemeriksaan.

SURABAYAPAGI.COM, Bondowoso – Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan diburu, polisi akhirnya berhasil menangkap dukun cabul yang memasukkan telur ke kemaluan pasiennya.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Bowo.

"Iya. Sudah berhasil kami tangkap, di daerah Maesan, Bondowoso," ungkap Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Bowo, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (6/8/2020).

Kasat Reskrim menjelaskan, penangkapan dilakukan tim gabungan resmob Bondowoso dan Situbondo. Karena kejadiannya memang di Situbondo, sementara pelaku dan korban memang warga Bondowoso.

"Selanjutnya pelaku akan kami serahkan ke Polres Situbondo. Karena kejadian dan pelaporannya memang ke sana," tegas Agung singkat.

Proses penangkapan tersangka bak film laga. Berikut kronologinya,

Salah seorang tim Resmob Polres Bondowoso mengisahkan, pihaknya sudah menyanggong dukun cabul tersebut di sekitar Bondowoso selama sekitar 3-4 hari. Namun pelaku seolah menghilang bak ditelan bumi.

Kalaupun sempat terlihat, hanya sekejap. Setelah itu menghilang lagi. Bahkan dengan menggunakan peralatan pelacak sinyal ponsel, juga tak membuahkan hasil. Tapi polisi tak patah arang. Upaya pelacakan dan pencarian tetap dilakukan.

"Kemarin pagi, ada informasi pelaku bergeser ke luar kota. Setelah kami lacak, ternyata ke daerah Lumajang," ungkap Prim, salah seorang anggota tim Resmob Polres Bondowoso, Kamis (6/8/2020).

Ia melanjutkan, begitu terdeteksi geser ke daerah lumajang, saat itu juga timnya berangkat ke sana. Bahkan, nyaris semalam suntuk timnya melakukan pelacakan lebih detil keberadaan sang dukun cabul.

"Sempat hilang sinyalnya. Tapi pagi tadi sekitar pukul 5, muncul lagi. Lalu kami hadang di tempat kemungkinan dia melintas. Kami sanggong terus," papar Prim.

Selanjutnya pelaku terlihat melintas di daerah Bangsalsari, Jember. Tak ingin kehilangan buruan, tim Resmob lantas mengejar mobil yang dikendarai pelaku. Pengejaran terjadi bak film laga karena antara mobil polisi dan mobil yang dikendarai pelaku sama-sama melesat dengan kecepatan tinggi.

"Baru sampai daerah Maesan mobil pelaku berhasil kami pepet, lalu dibekuk," imbuh Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Bowo, yang memimpin langsung jalannya penangkapan.