•   Sabtu, 23 November 2019
Ekonomi NKRI

Efek Suku Bunga BI, Sektor Properti Optimis Terangkat

( words)
Bisnis Properti, mungkin semakin menggeliat akibat efek Suku Bunga BI, SP/CtrG


SURABAYAPAGI.com – Angin segar bagi industry properti, penurunan suku bunga acuan BI bisa mendorong pertumbuhan di sektor ini. hal itu disampaiakan oleh Direktur Independen PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Tulus Santoso yang optimistis terhadap perkembangan bisnis property kedepannya.

"Ya bagus, akan lebih mendorong sektor properti melalui bunga KPR," jelas Tulus. dilansir dari Kontan, Kamis (18/7).

Kendati begitu, katalis positif ini juga tergantung pada penurunan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang disediakan perbankan. Apabila perbankan responsif ikut menurunkan bunga KPR, maka pendapatan juga bisa lebih cepat terdorong.

CTRA menargetkan pra penjualan tahun ini sebesar Rp 6 triliun. Tulus menargetkanmarketing salessemester satu mencapai Rp 2,4 triliun dan sisanya akan dikejar pada semester dua ini. Dengan penurunan suku bunga ini, dia optimistis target akhir tahun bisa tercapai. "Kalau nanti terlampaui kan jadi bagus," imbuh dia.

Analis MNC Sekuritas Muhammad Rudy Setiawan menjelaskan, penurunan suku bunga BI memang menjadi katalis positif terhadap sektor properti. Namun memang belum akan begitu kuat untuk kinerja di beberapa perusahaan.

"Karena dari katalis sebelumnya belum terefleksi dan penurunan suku bunga saat ini pun baru berjalan di tengah tahun. Jadi belum terefleksikan sepenuhnya tahun ini," imbuh Rudy.

Rudy melihat, saham CTRA dan BSDE cukup menarik untuk dilirik. Sebab kedua emiten tersebut memiliki profildeveloperdengan bauran produk sertalandbankyang cukup bervariasi. Rudy menargetkan CTRA di harga Rp 1.310 dan BSDE di level Rp 1.660.

Pada Kamis (18/7), harga saham CTRA ditutup turun 0,85% ke Rp 1.170 per saham. Sedangkan harga saham BSDE stagnan di angka Rp 1.485 per saham.

Berita Populer