Elo Merasa Terganggu Namanya Terseret

Surabaya Pagi, Surabaya Sekitar pukul 18.15 wib, Marcello Tahitoe alias Elo, keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimsus Polda Jatim. Dia keluar dengan didampingi kuasa hukumnya Djaswin Damanik,SH.
Elo, panggilan akrab Marcello Tahitoe, mengaku dirinya diperiksa sebagai saksi. Publik figur satu ini, saat diperiksa penyidik Indagsi mengaku memberikan apa yang jadi kebutuhan penyidik. " Saya tadi ditanya seputar Memiles, dia masih saksi, member dan top up. Dirinya juga dapat reward secara prosedur,"ujarnya.
Elo mengaku kaget ketika Polda Jatim melakukan realeas terhadap investasi Me miles. "Dirinya disini juga korban, dan namanya juga disebut merasa terseret dan cukup mengganggu,"terangnya.


**foto**



Reward yang diberikan PT Kam n Kam kepada dirinya berupa mobil sedan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Trunoyudho Wisnu Andhiko kalau Elo dipetiksa sejak pukul 10.00 wib hingga 18.00 wib. Untuk hasil penyidikan, akan dilakukan analisa yang bersangkutan sebagai member dan top up, dan dapat satu unit mobil sedan.
Elo tadi dicerca penyidik sekitar 45 pertanyaan, dan terkait aplikasi Me miles. " Dari sini penyidik akan lakukan analisa dan gelar perkara terhadap kasus ini,"pungkasnya.nt