•   Jumat, 3 April 2020
Investigasi Harian Surabaya Pagi

Expo di Hotel Budget, Sehari Layani 4-5 Pria

( words)
Di hotel budget ini Tim Surabaya Pagi menemui cewek BO yang beroperasi melalui aplikasi MiChat


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Siapa bilang prostitusi di Kota Surabaya habis setelah lokalisasi Dolly ditutup, Juli 2014 silam. Justru Dolly era sekarang beroperasi melaluigadget, hingga muncul gurauan menjadi “e-Dolly”. Istilah yang mirip-mirip layanan elektronik sepertie-money,e-toll,e-banking, dan lain-lain. Lokasi
“eksekusi” pun bukan lagi masalah. Sebab, kebijakan Pemkot Surabaya yang mengobral perijinan hotelbudget, justru menguntungkan para pelaku bisnis “lendir” ini. Entah itu pekerja seks komerial (PSK)-nya maupun mami yang mengkordinir cewek-cewek BO(booking out).

Seperti diketahui, lokalisasi prostitusi Dolly dan Jarak yang disebut-sebut terbesar di Asia Tenggara, sudah tamat. Kompleks pelacuran ini resmi ditutup oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini pada 18 Juni 2014. Sejak itu, secara bergelombang, para PSK dipulangkan. Ratusan wisma yang
Biasa untuk melayani para lelaki hidung belang, kini sudah berubah. Ada yang jadi kos-kosan, rumah fitness, dan banyak juga yang jadi tempat usaha.

Baca selengkapnya dihttp://epaper.surabayapagi.com/
Temui juga Surabaya Pagi di instagramhttps://www.instagram.com/harian.surabayapagi/?hl=id
Dan juga di facebook Surabaya Pagihttps://www.facebook.com/SurabayaPagi/

Berita Populer