•   Minggu, 8 Desember 2019
Perbankan

Fintech Beri Peluang Koperasi Lebarkan Bisnis

( words)
Peneliti pusat penelitian ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Yeni Saptia.


SURABAYAPAGI, Jakarta - Peneliti pusat penelitian ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Yeni Saptia, menilai perusahaan financial technology (fintech) yang terus berkembang bisa sebagai sinyal bagi koperasi untuk mengambil peluang.

"Kalau mau lebih meningkatkan kapasitasnya, maka bisa dengan bertransformasi atau kemitraan dengan Tekfin (fintech)," ujar Yeni, Minggu (14/7).

Yeni mencontohkan dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkat Bulukumba di Sulawesi Selatan, yang ia nilai sebagai salah satu koperasi yang sukses bertransformasi menjawab tantangan di era industri 4.0. "Mereka sudah melakukan digitalisasi dana likuiditas (funding). KSP Berkat ini sudah serba online," ujar Yeni.

Keberadaan koperasi di Kabupaten Bulukumba itu, dianggap telah membantu perekonomian masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari atau mendapatkan modal usaha.

Keberadaan lembaga keuangan fintech semakin memperketat persaingan antarlembaga keuangan. Namun, seharusnya keberadaanya menjadi pemacu bagi diversifikasi usaha koperasi.

"Tekfin semakin memperketat persaingan antarlembaga keuangan. Oleh sebab itu, koperasi harus punya diversifikasi usaha. Tidak hanya simpan pinjam," ujar Yeni.

Yeni mencontohkan dengan Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Sidogiri, Jawa Timur yang sukses membuat anak usaha dengan membuat retail seperti minimarket. "Koperasi berhasil karena mau berinovasi. Berbenah dari sisi suplai, terus bertransformasi menuju 4.0," ujar Yeni. Jkt/ff

Berita Populer