•   Jumat, 15 November 2019
Keuangan Syariah

Fintech Dongkrak Pertumbuhan Reksa Dana Syariah

( words)
Reksa Dana.


SURABAYAPAGI, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut financial technology (fintech) membantu pertumbuhan reksa dana syariah hingga mencapai kali lipat dari empat tahun lalu. Aset yang dikelola reksa dana syariah mencapai Rp 33,06 triliun dari Rp 11 triliun empat tahun lalu.

Deputi Direktur Pengawasan dan Pengembangan Pengelolaan Investasi OJK, Halim Haryono mengatakan, hal tersebut membuat pangsa pasar reksa dana syariah mencapai tujuh persen dari periode yang sama. Jasa penawaran reksa dana secara online telah membuat volume transaksi meningkat cukup signifikan.

"Tiga tahun lalu hanya Rp 1 triliun, kini menjadi lebih dari Rp 5 triliun," kata dia di Eastern Opulence, Jakarta, Minggu (14/7).

Jumlah investor meningkat cukup signifikan karena kemudahan dalam mengakses produk reksa dana. Empat tahun lalu, jumlah Single Investor Identification (SID) sebanyak 350 ribu akun. Sekarang setelah penetrasi daring menjadi 1,25 juta akun.

"Kini yang menikmati pasar modal tidak hanya mereka yang bermodal besar, tapi juga yang modalnya biasa bisa ikut investasi," katanya.

Direktur Bareksa Ni Putu Kurniasari menambahkan di Bareksa, jumlah investor terus tumbuh signifikan. Bareksa memiliki 550 ribu investor dari 1,2 juta SID seluruh Indonesia, tumbuh dari 300 ribu akun sejak tahun lalu.

"Kami saat ini fokus juga di reksa dana syariah, meski memang jumlahnya masih kecil di bawah 10 persen dari total produk reksa dana yang beredar di masyarakat," katanya. Jkt/ff

Berita Populer