Gaji Kecil, Nekat Bobol Tempat Kerja

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dua kali satroni toko elektronik yang sama, membuat tiga dari lima pelakunya ditangkap. Bahkan, tiga dari lima pelaku itu merupakan karyawan yang bekerja di toko milik CV Sukses Abadi yang ada di jalan Darmo Park I Blok I-A/9 Surabaya.

Tiga tersangka yang ditangkap adalan Nanang (20) warga Jemur Wonosaru Lebar Surabaya, Aldi (19) warga Kupang Gunung Jaya dan Samsuri (20) warga Jemur Wonosari. Sedang dua pelaku lain yakni AR dan HL masih dalam pencarian.

Diketahui, modus para komplotan yang menggasak sejumlah barang elektronik ini berawal dari Nanang. Nanang, Aldi dan AR adalah karyawan toko tersebut. Dengan leluasa mereka kemudian menggandakan kunci rooling door milik toko. Selanjutnya di hari yang berbeda, meraka merangsek masuk ke dalam toko menggunakan kunci yang sudah digandakan. Dalam aksinya kelima pelaku itu berbagi peran.

"Untuk masuk ke toko itu, Nanang menggunakan kunci duplikat yang sebelumnya sudah digandakan oleh pelaku AR (DPO). Sementara untuk mengangkut hasil curian, tersangka Nanang sengaja meminjam mobil tetangganya,” kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Jumat (28/9) sore.

Dua kali beraksi, Nanang sang otak komplotan mengatakan jika ia dan teman-temannya menggasak barang elektronik yang bernilai tinggi. Hal itu dibuktikan saat Nanang ditangkap di rumahnya.

"Saat kami tangkap, kami menemukan satu TV LED, DVD, dua handphone, lima kipas angin, rice box, enam setrika, dua magic com. Selain itu, turut diamankan mobil panther yang digunakan tersangka untuk mengangkut barang curian," lanjut Bima.

Sementara itu, Nanang mengaku jika dirinya memanjat ruko berlantai tiga milik bosnya itu. Setelah masuk melalui lantai 2 ruko, ia kemudian membuka pintu lewat dalam ruko di lantai satu. Selanjutnya, teman Nanang memasukkan mobil yang lebih dulu disiapkan oleh komplotan ini. Nanang juga menyebut motif dari aksi kejahatan yanb dilakukannya bersama dua orang temannya yang merupakan karyawan toko itu.

"Gaji saya kecil, sehingga saya terpaksa mencuri ini untuk menambah penghasilan. Apalagi ada kesempatan karena kalau malam toko tidak ada yang jaga," akunya.fir