•   Rabu, 16 Oktober 2019
Ekonomi China

Gandeng Didi Chuxing, Toyota Kembangkan Layanan Mobilitas dan Investasikan $600 Juta

( words)
Sekumpulan pengunjung yang memadati Stand Toyota di Geneva International Motor Show SP/fyh


SURABAYAPAGI.com - Kembangkan teknologi kendaraan listrik di China, Toyota Motor Corp gandeng Didi Chuxing sebagai raksasa kendaraan online China, serta usaha gabungannya dengan menginvestasikan $600 juta.

Langkah ini diambil guna mengikuti tren di China yang telah membuat para produsen mobil meluncurkan berbagai layanan terapiknya, dengan menggandeng Didi Chuxing, Toyota yakin dapat mengembangkan mobil yang dibuat khusus untuk layanan mereka.

Sebelumya, industri otomotif dan komunikasi telah mengembangkan teknologi kendaraan generasi yakni kendaraan yang terhubung, termasuk self-driving dan vehicle-to-everything, dengan kemajuan teknologi jaringan 5G.

Toyota mengatakan usaha patungan baru itu akan mencakup kemitraan produsen mobil Jepang dengan Guangzhou Automobile Group Co Ltd (GAC), dan akan melihat perusahaan-perusahaan menggabungkan layanan dan teknologi untuk bekerja pada manajemen kendaraan, pemeliharaan mobil, dan layanan penyewaan mobil.

“Kolaborasi itu akan memanfaatkan teknologi yang terhubung dengan Toyota dan kendaraan listrik baterai generasi mendatang” kata Wakil Presiden Eksekutif Toyota Shigeki Tomoyama.

Toyota, yang mengatakan akan mendapatkan setengah dari penjualan globalnya melalui kendaraan berlistrik pada tahun 2025, telah menggebrak pembuat baterai Cina yakni Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) dan BYD Co Ltd yang telah membantunya dalam peralihan ke mobil bertenaga listrik. Langkah ini sejalan dengan peraturan global dan dorongan di antara para pembuat mobil untuk mengembangkan industri kendaraan energi baru.

Ia juga mengatakan akan membentuk usaha patungan untuk mengembangkan kendaraan yang terhubung dengan pembuat suku cadang mobil Jepang Denso Corp.

Toyota dan Didi pada hari Kamis tidak menentukan apakah kolaborasi mereka akan melibatkan desain atau manufaktur mobil yang merupakan bagian dari tujuan Didi untuk mengembangkan mobil yang dibuat khusus untuk layanannya.

Toyota dan Didi sebelumnya bekerja sama dalam proyek dan layanan kendaraan lain untuk pengemudi. Didi juga telah mendirikan usaha dengan Volkswagen AG, BYD dan unit kendaraan energi baru BAIC.

Pada Juni lalu Didi sedang dalam pembicaraan dengan Nissan Motor Co Ltd dan mitranya dari China yakni, Dongfeng Automobile Co Ltd, untuk membentuk usaha manajemen armada lain.

Selain itu, perusahaan pembuat kendaraan listrik China Lixiang, yang sebelumnya dikenal sebagai CHJ, telah bekerja sama dengan Didi untuk membangun model mobil untuk layanan mobilitas.

Berita Populer