•   Sabtu, 14 Desember 2019
BUMN

Garuda dan Sriwijaya Kembali Retak

( words)


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Melalui pesan berantai Direktur Pemeliharaan & Layanan Garuda Indonesia, Iwan Joeniarto, dikabarakan hubungan maskapai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Garuda Indonesia (Persero) dan PT Sriwijaya Air kembali retak.

Pesan tersebut mengacu pada hubungan kerja sama manajemen antara Sriwijaya Air dan PT Citilink Indonesia yakni anak usaha Garuda Indonesia. Dijelaskan, karena keadaan dan beberapa hal yang belum diselesaikan oleh kedua pihak maka Sriwijaya Air melanjutkan bisnis sendiri.

"Dengan demikian, Sriwijaya tidak akan lagi menjadi anggota Garuda Indonesia Group," bunyi pesan itu, Kamis (7/11/2019).

Hubungan antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group akan dilanjutkan pada basis bisnis ke bisnis.

Saat dikonfirmasi, Iwan belum memberi keterangan jelas jika pesan itu berasal dari dirinya. Dia hanya bilang VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan akan memberi penjelasan.

"Nanti akan dijelaskan oleh Pak Ikhsan ya. Saya sedang rapat dan jadwal penuh," ujarnya

Direktur Teknik Romdani Ardali Adang Sriwijaya tak menampik informasi tersebut. Hanya, tak dijelaskan lebih lanjut alasan pemutusan kerja sama tersebut.

"Benar [pesan yang disampaikan Iwan Joeniarto]," kata Romdani saat dikonfirmasi.

Berita Populer